Rabu, 25 Apr 2018 07:06 WIB

7 Tipe Terapi yang Dapat Membantu Atasi Depresi

Wednes Veronica Giawa - detikHealth
Ada 7 tipe terapi yang bisa membantu pengobatan depresi seseorang. Ini dia pembahasan lebih lengkapnya. Foto: ilustrasi/thinkstock Ada 7 tipe terapi yang bisa membantu pengobatan depresi seseorang. Ini dia pembahasan lebih lengkapnya. Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Depresi merupakan gangguan kesehatan mental seseorang. Orang yang depresi selalu merasa sedih, hampa, atau tidak punya harapan dalam hidupnya. Jika tidak diobati, depresi bisa menyebabkan keadaan semakin memburuk seperti beralih ke alkohol atau obat-obatan bahkan menyakiti diri atau bunuh diri sebagai pelarian.

Dikutip dari Health.com, Selasa (24/4/2018), ada 7 tipe terapi yang bisa membantu pengobatan depresi seseorang. Ini dia pembahasan lebih lengkapnya.



1. Psikoanalisis

Sigmund Freud mengembangkan psikoanalisis yaitu model perkembangan kepribadian manusia karena adanya emosional yang tertekan. Ini ada kaitannya dengan ingatan akan hal-hal traumatik dari pengalaman di masa lalu.

Salah satu tujuan terapi adalah membentuk kembali struktur karakter individu dengan membuat pasien sadar akan hal yang selama ini tidak disadarinya.

2. Terapi psikodinamik

Terapi psikodinamik dirancang untuk membantu pasien mengeksplorasi berbagai emosi mereka melalui perkataan, berbicara bebas tentang apapun yang terjadi berada di pikirannya, termasuk perasaan mereka yang tidak disadari, Terapi psikodinamik membantu orang memahami bagaimana perilaku dan suasana hati mereka dipengaruhi oleh isu-isu yang belum terselesaikan.

3. Terapi kognitif

Pola pikir negatif dapat menyebabkan dan berpengaruh terhadap depresi dan kecemasan. Terapi kognitif bertujuan mengubah pemikiran itu. Selama perawatan, Anda akan belajar bagaimana mengenali pikiran yang berbahaya atau tidak rasional dan menggantinya dengan yang lebih konstruktif.

Terapi kognitif diarahkan untuk segera memecahkan masalah. Terapis mungkin meminta Anda untuk melacak suasana hati Anda atau mempraktekkan cara berpikir yang baru.


4. Terapi perilaku

Karena terapi kognitif menargetkan pikiran negatif, terapi perilaku dapat membantu Anda mengatasi masalah dengan mengubah perilaku Anda. Sebagai contoh, satu teknik umum untuk mengobati gangguan kecemasan dan fobia adalah 'desensitization', di mana seorang pasien secara bertahap diminta untuk membayangkan situasi yang memicu kecemasan sebagai cara untuk membuat mereka menjadi lebih nyaman. Terapi perilaku sering dipasangkan dengan terapi kognitif.

Terapi kelompokTerapi kelompok Foto: ilustrasi/thinkstock


5. Terapi interpersonal

Apakah konflik interpersonal dan kurangnya dukungan sosial menyebabkan depresi Anda? Jika demikian, terapi interpersonal mungkin tepat untuk Anda. Dalam terapi interpersonal, pasien secara dekat memeriksa hubungan mereka dengan keluarga, teman, rekan kerja, dan orang-orang penting lainnya, dengan tujuan menyelesaikan konflik interpersonal, meningkatkan komunikasi, dan membangun jaringan dukungan yang lebih solid.



6. Experiential atau pengalaman

Dalam jenis perawatan ini, Anda akan belajar membedakan respons emosional yang sehat dari respons yang salah atau berbahaya. Terapi pengalaman dicirikan oleh hubungan yang mendukung dan empatik bahwa terapis mempererat hubungannya dengan pasien.

Jika orang yang sedang dirawat merasa dipahami dan merasakan kehangatan dari terapis, faktor-faktor ini tampaknya menjadi bagian besar yang membuat orang menjadi lebih baik.

7. Terapi online

Sekarang Anda bisa mendapatkan terapi di Web. Anda dapat menggunakan pesan instan atau mengatur layanan video call seperti Skype, untuk berinteraksi dengan terapis Anda seperti yang Anda lakukan secara langsung. Ini mungkin sangat membantu jika Anda tidak memiliki transportasi, tinggal di daerah pedesaan, atau tidak bisa mengunjungi kantor terapis. (ask/up)
News Feed