Kamis, 17 Mei 2018 15:02 WIB

Penulis Lagu 'Perdamaian' Wafat, Bagaimana Jantung Bisa Bocor?

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom
Jakarta - Pagi tadi pukul 08.30, KH Ahmad Buchori Masruri dikabarkan wafat karena penyakit jantung bocor yang telah lama dideritanya. Ia meninggal di usia 77 tahun di Semarang.

"Rabu dini hari kami bawa ke rumah sakit, tadinya menolak. Saat di IGD masih bisa berkomunikasi. Tapi kondisi menurun dan dibawa ke ICU," kata Haedar Buchori, putra sulung almarhum, Kamis (17/5/2018), dikutip dari detikNews.

Penyakit jantung bocor merupakan penyakit jantung bawaan di mana jantung mengalami kelainan anatomi. Namun jangan dibayangkan penyakit jantung bocor di mana jantung kita memiliki lubang di luar dindingnya, akan tetapi kebocoran dapat terjadi di katup (klep) atau sekat jantung.


Menurut situs MayoClinic, kebocoran jantung yang terjadi di katup atau heart valve regurgitation disebabkan karena katup tidak berfungsi dengan baik, tidak menutup dan tidak kembali seperti semula.

"Gangguan ini membuat darah sulit mengalir ke bilik jantung atau pembuluh darah seharusnya. Darah yang seharusnya mengalir ke pembuluh darah bisa berbalik kembali ke dalam jantung," jelas situs tersebut.

Akibatnya, jumlah darah yang dialirkan ke tubuh akan berkurang. Penanganan pada jantung yang bocor bergantung dari seberapa parahnya kondisi, apakah membutuhkan operasi atau bahkan transplantasi.

Semasa hidupnya KH Buchori dikenal sebagai mantan Ketua PWNU Jawa Tengah dan juga penulis syair terbanyak dari grup qasidah legendaris Nasida Ria. Ia juga yang menulis lagu Perdamaian dan Kota Santri yang kemudian dibeli dan dipopulerkan oleh grup musik Gigi.



(frp/up)
News Feed