Minggu, 20 Mei 2018 10:00 WIB

Tak Sekadar Cari Keringat, Ini 4 Manfaat Latihan Bela Diri Bagi Otak

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Latihan bela diri belakangan mulai populer sebagai aktivitas fisik. Bukan sekadar cari keringat, penelitian menyebut bela diri memiliki manfaat bagi otak. Foto: ilustrasi/thinkstock Latihan bela diri belakangan mulai populer sebagai aktivitas fisik. Bukan sekadar cari keringat, penelitian menyebut bela diri memiliki manfaat bagi otak. Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Latihan bela diri, baik itu silat, tai chi, taekwondo, maupun tinju dan karate, mulai populer sebagai alternatif olahraga selain lari dan nge-gym.

Bukan sekadar cari keringat dan belajar mempertahankan diri, penelitian menyebut latihan bela diri ternyata memiliki manfaat bagi otak manusia.

Apa saja? Dikutip dari The Independent, berikut 4 di antaranya:



1. Mempertajam fokus

Latihan bela diri merupakan cara yang baik untuk mempertajam fokus dan meningkatkan konsentrasi. Peneliti menyebut bela diri merupakan cara terbaik melatih fokus dengan metode attention state training (AST).

2. Meningkatkan kecepatan respons

Latihan bela diri juga membantu meningkatkan kecepatan respons dan koordinasi antara otak dan anggota tubuh lainnya. Gerakan menangkis dan menghindar contohnya, dapat diterima dengan lebih baik oleh tubuh ketika otak merasakan ancaman bahaya.

Latihan bela diri punya manfaat bagi otakLatihan bela diri punya manfaat bagi otak Foto: ilustrasi/thinkstock


3. Mengurangi agresivitas

Penelitian menyebut latihan bela diri juga membantu mengurangi agresivitas pada pria. Dengan bela diri, empati kepada orang lain yang lebih lemah bisa tumbuh dan menghindari terjadinya bullying.

4. Meredakan stres

Sama seperti olahraga lainnya, latihan bela diri juga bisa meredakan stres yang dirasakan seseorang. Penelitian juga menyebut mereka yang rutin latihan bela diri berisiko lebih rendah mengalami depresi.

(mrs/up)
News Feed