Senin, 21 Mei 2018 17:00 WIB

Adara Taista Idap Kanker Melanoma, Tahi Lalat Seperti Ini Perlu Dicurigai

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Salah satu gejala yang bisa menandakan kanker kulit melanoma adalah tahi lalat yang tidak normal (Foto: Instagram Adara Taista) Salah satu gejala yang bisa menandakan kanker kulit melanoma adalah tahi lalat yang tidak normal (Foto: Instagram Adara Taista)
Topik Hangat Kanker Kulit Melanoma
Jakarta - Duka mendalam dialami Rasyid Rajasa, putra Hatta Rajasa. Istri yang baru dinikahinya akhir tahun lalu, Adara Taista meninggal setelah bergelut dengan melanoma.

"Dara has been battling Melanoma Cancer," tulis Reza Ihsan Rajasa, kakak dari Rasyid Rajasa di akun Instagramnya, seperti dikutip dari wolipop.



Dikutip dari Mayo Clinic, melanoma merupakan jenis kanker kulit yang menyerang sel melanosit. Sel tersebut memproduksi melanin, yakni zat yang memberi warna pada kulit.

Penyebab pastinya tidak diketahui, tetapi paparan sinar ultraviolet (UV) bisa meningkatkan risiko terkena jenis kanker tersebut. Perempuan di bawah usia 40 tahun memiliki risiko lebih besar untuk mengalaminya.

Salah satu yang perlu diwaspadai sebagai gejala melanoma adalah tahi lalat yang tidak normal. Tahi lalat normalnya punya garis batas yang jelas dengan bentuk oval atau bundar.



Tanda-tanda tahi lalat yang tidak normal dan kerap mengindikasikan melanoma kerap disingkat ABCDE. Berikut ini arti singkatan tersebut:

A = Asymetrical
Tahi lalat dengan satu sisi sangat berbeda dengan sisi yang lainnya, perlu dicurigai.

B = Irregular Border
Tahi lalat dengan pinggiran tidak rata, berlekuk atau bahkan tidak jelas pinggirnya, juga bisa menandakan melanoma.

C = Change in color
Warna yang tidak merata, atau bahkan berubah warna.

D = Diameter
Tahi lalat yang tumbuh hingga lebih dari 6 milimeter.

E = Evolving
Bukan hanya perubahan bentuk maupun warna, perlu juga diwaspadai perubahan lain pada tahi lalat seperti gatal dan berdarah.

(up/up)
Topik Hangat Kanker Kulit Melanoma
News Feed