Rabu, 23 Mei 2018 07:38 WIB

Wabah Virus Nipah di India: 94 Orang Dikarantina, 10 Meninggal

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Laporan terbaru menyebut jumlah pasien dan korban meninggal karena wabah virus Nipah di India makin bertambah. Foto: ilustrasi/thinkstock Laporan terbaru menyebut jumlah pasien dan korban meninggal karena wabah virus Nipah di India makin bertambah. Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Wabah virus Nipah yang menyerang India bagian selatan semakin merajalela. Laporan terbaru menyebut 94 orang dikarantina karena dicurigai terinfeksi virus yang ditularkan oleh kelelawar buah itu.

Korban meninggal juga mengalami peningkatan. Dilaporkan 10 orang positif meninggal karena terinfeksi virus Nipah.

"94 Orang yang dikarantina merupakan orang-orang yang mendapat kontak langsung dengan pasien meninggal. Meski belum positif terinfeksi, karantina perlu dilakukan untuk pencegahan penularan penyakit," ungkap K. J. Reena, anggota tim surveilans kesehatan Kerala, India, dikutip dari Channel News Asia.



Salah seorang korban meninggal adalah perawat Lini Puthussery yang terinfeksi setelah merawat sejumlah pasien virus Nipah. Keluarga harus rela Lini dikremasi sesaat setelah meninggal karena takut virus bisa menyebar.

Virus Nipah pertama kali ditemukan di MalaysiaVirus Nipah pertama kali ditemukan di Malaysia Foto: ilustrasi/thinkstock


Tenaga kesehatan menjadi kelompok paling rawan terinfeksi virus ini. U. V. Jose, kepala distrik Kozhikode, mengatakan sudah ada imbauan bagi tenaga kesehatan untuk lebih berhati-hati ketika menangani pasien Nipah.

"Para tenaga kesehatan yang melakukan kunjungan rumah sebaiknya tidak memakan makanan dan buah dari wilayah yang terdampak virus," ujarnya.

(mrs/up)
News Feed