Rabu, 23 Mei 2018 21:06 WIB

Pasien Ebola Kabur! Dua Ditemukan Meninggal dan Satu Diobservasi

Firdaus Anwar - detikHealth
Suasana fasilitas isolasi pasien Ebola di Kongo. (Foto: Reuters) Suasana fasilitas isolasi pasien Ebola di Kongo. (Foto: Reuters)
Jakarta - Virus Ebola yang sempat membuat heboh beberapa tahun lalu kembali menyerang. Kali ini di Republik Demokratik Kongo dengan kemunculan puluhan kasus baru yang menurut laporan telah menelan 27 korban jiwa.

Menanggapi hal tersebut Badan Kesehatan Dunia (WHO) bekerja sama dengan pemerintah setempat melakukan vaksinasi masal dan isolasi terduga pasien Ebola. Tujuannya untuk mengendalikan wabah sedini mungkin agar tidak menyebar ke kota padat penduduk.

WHO tidak ingin mengulang tragedi tahun 2013-2016 di Afrika Barat di mana lebih dari 11 ribu orang meninggal.



Namun di tengah upaya pengendalian wabah beberapa pasien dilaporkan kabur dari pusat isolasi. Kepala Medecins Sans Frontieres untuk kota Mbandaka, Henri Gray, mengatakan dua orang pasien yang kabur pada Senin (21/5) ditemukan dalam keadaan meninggal keesokan harinya.

Sementara itu satu orang pasien yang kabur di hari Sabtu (19/5) berhasil ditemukan di hari yang sama dan dalam pengawasan ketat.

"Ini rumah sakit, bukan penjara. Kami tidak bisa mengunci semuanya," kata Henri seperti dikutip dari Reuters, Rabu (23/5/2018).

Kepala Respons Darurat WHO Peter Salama mengatakan selama beberapa minggu ke depan Republik Demokratik Kongo akan melalui masa kritis. Para ahli kesehatan terutama khawatir terhadap kehadiran virus di kota Mbandaka yang merupakan pusat perdagangan.

"Beberapa minggu ini akan memberitahu kita apakah wabah akan terus menyebar ke daerah urban atau apakah kami berhasil mengendalikannya," ujar Peter.

(fds/up)
News Feed