Rabu, 06 Jun 2018 18:09 WIB

Stres dan Depresi, Bedanya Apa Sih? Ini Kata Psikolog

Nabilla Nuri - detikHealth
Kate Spade alami depresi, apa bedanya dengan stres? Foto: Dok. Getty Images Kate Spade alami depresi, apa bedanya dengan stres? Foto: Dok. Getty Images
Jakarta - Desainer Kate Spade meninggal akibat gantung diri dan mengalami depresi selama bertahun-tahun. Lalu, apakah depresi sama kaitannya dengan stres? Langsung tanya pada psikolog klinis saja yuk.

Kepada detikHealth, Veronica Adesla, psikolog klinis dari Personal Growth menjelaskan perbedaan stes dan depresi.

"Stres itu adalah sebuah kondisi mental di mana seseorang dihadapkan pada persoalan yang dirasakannya berat dan membuat tidak nyaman," kata Veronica.


"Sedangkan depresi adalah sebuah kondisi mental yang lebih berat, dimana seseorang merasa ia berada di titik terburuk dan terendah dalam hidupnya," lanjutnya.

Jenis stres ada dua, yaitu eustress dan distress. Hal yang membedakan keduanya adalah bagaimana seseorang bereaksi terhadap stres tersebut.

"Orang yang bereaksi secara sehat dan positif akan menjadikan stres tersebut sebagai tantangan yang mendorongnya untuknya menjadi pribadi yang lebih baik, baik dalam hal mengelola-mengasah kemampuan, keterampilan maupun sikap dan perilaku," ujar Veronica.

Hal itu disebut dengan eustress. Sementara orang yang bereaksi secara tidak sehat atau negatif akan menjadikan stress tersebut sebagai beban dan alih-alih menyelesaikannya, ia malah melakukan tindakan berusaha mengabaikan persoalan tersebut, seakan tidak terjadi, lari dari persoalan, atau bahkan memperburuk persoalan tersebut.

"Stres yang tidak tertangani dengan baik dan terus menumpuk dapat mengarah pada depresi," ujar Veronica.

Veronica menjelaskan orang yang mengalami depresi merasa putus asa, tidak berdaya, merasa tidak ada jalan keluar, merasa diri tidak berharga, tidak ada semangat untuk melakukan aktivitas sehari-hari termasuk hal-hal yang biasanya menyenangkan untuknya, bahkan hingga merasa kehilangan semangat hidup.

(up/up)
News Feed