Rabu, 13 Jun 2018 12:05 WIB

Tips Hindari Dehidrasi Saat Perjalanan

Annisya Heriyanti - detikHealth
Foto: ilustrasi/thinkstock Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Saat mudik tiba, banyak sekali bahaya yang dapat mengancam kesehatan pemudik salah satunya adalah kekurangan cairan di dalam tubuh alias dehidrasi. Dehidrasi merupakan kondisi yang umum terjadi ketika seseorang melakukan perjalanan jauh terlebih di tengah kemacetan.

"Terkadang seseorang enggan untuk minum karena menghindari sulitnya buang air apalagi kalau di dalam tol yang rest areanya terkadang jauh," ujar praktisi kesehatan dari RS Cipto Mangunkusumo, Dr dr Ari Fahrial Syam, Sp.PD-KGEH kepada detikHealth.

Kondisi seperti ini malah akan memperparah dehidrasi. Ketersediaan air yang terbatas atau alasan sulitnya buang air kecil membuat seseorang menghindari minum dan tentu akan memperberat kondisi dehidrasi yang terjadi.

Menurut dokter yang juga dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini, udara yang terlalu panas atau dingin bisa menyebabkan kulit menjadi kering sehingga tidak bisa mempertahankan cairan dalam tubuh dan bisa mengakibatkan dehidrasi.


Dehidrasi bisa menyebabkan seseorang menjadi mudah lelah. Agar tidak menyebabkan dehidrasi saat dalam perjalanan, tetap pertahankan konsumsi air sebanyak 2 liter. Jika keringat yang dikeluarkan cukup banyak maka jumlah air minum harus ditingkatkan. Sediakan juga buah-buah seperti jeruk, apel , pir, atau berry-berryan. Buah bisa menjadi sumber kalori, mineral, serat dan vitamin.

"Saat dehidrasi maka tekanan darah akan menurun, denyut jantung meningkat, aliran darah ke otak juga akan melambat itu akan menyebabkan seseorang jadi mudah lelah," lanjutnya.

(Annisya Heriyanti/up)
News Feed