Kamis, 21 Jun 2018 19:09 WIB

Demam Piala Dunia? Ini Manfaat Bermain Sepak Bola untuk Kesehatan

Luthfiadesta Andiko Putranti - detikHealth
Manfaat sepak bola bagi kesehatan. Foto: Reuters Manfaat sepak bola bagi kesehatan. Foto: Reuters
Jakarta - Masih hingar-bingar Piala Dunia 2018, tidak terbantahkan kalau pemain sepak bola memiliki fisik yang sangat prima. Fisik yang baik itu dicapai dari latihan yang membuat mereka mampu berlari dalam lapangan yang luasnya tidak kurang dari 90 meter x 120 meter, dalam satu pertandingan selama 2 x 45 menit.

Sepak bola memenuhi jumlah aerobik yang direkomendasikan oleh National Health Service (NHS) dalam satu hari, dan bermain secara rutin dapat mengurangi resiko penyakit kronis seperti penyakit jantung, stroke, dan diabetes tipe 2.


Dikutip dari Irish Examiner, Kamis (21/06/2018), berikut adalah manfaat-manfaat dari bermain sepak bola:

1. Membuat jantung lebih sehat

Pemain sepak bola rata-rata berlari sepanjang 8-11 km dalam satu pertandingan. Karena waktu istirahat yang sedikit, sepak bola merupakan olahraga kardiovaskular yang baik - berlari, jogging, dan menendang dapat meningkatkan tingkat pernapasan dan denyut jantung untuk mengalirkan oksigen lebih pada otot-otot yang bekerja keras. Efeknya jantung menjadi kuat, banyak kalori yang terbakar, dan tekanan darah turun.


2. Stamina menjadi lebih kuat

Sepak bola adalah olahraga yang membutuhkan daya tahan tinggi. Jika sudah lama tidak bermain, mungkin akan terengah-engah saat pertama kali bermain. Tapi lama kelamaan badan akan terbiasa, seperti kemampuan jantung dan paru-paru yang meningkat untuk mengalirkan oksigen ke otot-otot untuk meningkatkan performa atletis.

3. Membangun kekuatan otot

Pemain membutuhkan kekuatan otot untuk menendang dan mengoper bola, menyerang, bertahan, dan lain-lain. Karena banyaknya satuan otot yang digunakan dalam bermain sepak bola, pemain membangun kekuatan otot di seluruh tubuhnya.

4. Kemampuan otak meningkat

Dalam sebuah pertandingan sepak bola, otak berkonsentrasi pada beberapa hal berbeda, seperti mengejar bola, membuat keputusan cepat kepada siapa bola di oper, dan lain-lain. Kemampuan kognitif diasah dalam olahraga ini sehingga bermain sepak bola tidak hanya meningkatkan koordinasi, tetapi juga konsentrasi. (frp/up)
News Feed