Selasa, 03 Jul 2018 19:00 WIB

Kecanduan Main Aplikasi Video Musik? Ini Caranya Untuk Berhenti

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Tik Tok, salah satu aplikasi video musik yang melejit popularitasnya di kalangan anak-anak dan remaja. Foto: Adi Fida Rahman/detikINET Tik Tok, salah satu aplikasi video musik yang melejit popularitasnya di kalangan anak-anak dan remaja. Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Jakarta - Dikit-dikit Tik Tok, dikit-dikit tetew tetew. Aplikasi video musik memang sedang digemar-gemarinya oleh para remaja karena fitur seru yang ditawarkannya. Dengan video yang bisa difilter, kemudian dengan tambahan background musik, membuat aplikasi ini melejit.

Kamu salah satu pengguna aplikasi tersebut? Mulai sekarang kamu harus bisa membatasi waktu untuk berkreasi menggunakan aplikasi tersebut. Memang sih kreatif, tapi kalau jadi keterusan?

Karel Karsten Himawan, psikolog dari Fakultas Psikologi Universitas Pelita Harapan baru-baru menuturkan kepada detikHealth kalau dalam Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM-5) yang menjadi panduan psikolog saat ini, kecanduan pada media sosial dan internet masih belum dapat ditegakkan sebagai gangguan psikologis.

"Namun, bagi saya, kalau seseorang sudah sampai tidak bisa lepas dengan media sosial tertentu atau gadget tertentu, hampir seluruh waktunya dihabiskan di sana, hingga terganggu fungsi sosial dan aktivitas sehari-harinya, sudah pantaslah ia dirujuk mendapat pendampingan psikologis, tidak perlu menunggu diagnosa dulu," tegas Karel.



Ia pun mengingatkan kepada remaja yang terlalu banyak membenamkan diri mereka pada aplikasi sejenis Tik Tok dan kawan-kawan untuk lebih bersosialisasi dengan teman-temannya secara langsung.

"Use the app, but do not abuse it. Aplikasi itu dibuat supaya anak muda dapat mengeksplorasi kreativitasnya dalam mengisi waktu lenggang. Ketika waktunya dengan teman, tertawalah bersama; jangan hanya tertawa di depan kamera. Ketika waktunya bersama dengan keluarga, berceritalah dengan suara bukan dengan diketik."

Karel juga memberikan nasihatkan untuk fokus dan singkirkan segala distraksi semisal handphone ketika waktunya belajar dan merencanakan masa depan.

"Hidupmu tidak berawal dari apps itu, sehingga tidak seharusnya berakhir dari apps itu juga. Nilai dan keberhargaan dirimu lebih daripada sekadar berapa orang yang bereaksi atas apa yang kamu tampilkan di sana," sarannya.

Tonton juga: 'Pengumuman! Tik-Tok Resmi Diblokir Kominfo'

[Gambas:Video 20detik]



(ask/fds)
News Feed