Rabu, 04 Jul 2018 09:26 WIB

Nekat Demi Like di Tik Tok, Psikolog: Tenar Tidak Sebanding dengan Nyawamu!

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Jangan bahayakan diri demi popularitas di media sosial. (Foto: Internet) Jangan bahayakan diri demi popularitas di media sosial. (Foto: Internet)
Jakarta - "Yang enggak like tega!" sering menemukan video dengan caption tersebut? Makin banyak cara orang untuk mendapatkan like di media sosial seperti misalnya di aplikasi video musik, di antaranya yang sedang naik pamor yakni Tik Tok.

Mulai dari aksi kreatif bahkan aksi nekat contohnya pura-pura jatuh ke selokan atau perbuatan berbahaya dengan mendekatkan diri ke kereta api yang sedang melintas juga dilakukan demi mendapatkan like yang melimpah.

Kalau termasuk satu di antaranya atau punya teman yang melakukan hal tersebut, baca dulu deh pesan dari psikolog Veronica Adesla dari Personal Growth yang dititipkan ke detikHealth melalui pesan singkat.



"Tenar, memiliki banyak follower, ataupun mendapatkan ribuan like di 'posting-an' tidak sebanding dengan hidup dan nyawa (kamu dan orang lain) yang sangat berharga. Bila harus memilih di antara keduanya, maka sudah barang tentu, hidup dan nyawa lebih penting dan haruslah diutamakan," kata Veronica.

Memang wajar bila remaja bereksplorasi, berekspresi, dan berkreasi di tahapan perkembangan mereka. Namun bila bertindak tanpa pertimbangan matang bagaimanapun bukanlah hal yang tepat.

"Jadi, bertekunlah dalam apa yang menjadi kebisaan (positif) dan atau minat (positif) kamu. Jadilah versi terbaik dari diri kamu. Warnailah dunia dengan cat 'anti luntur', warna warni 'nilai dan pengharapan', dan kuas 'semangat hidup', di atas 'kanvas' kehidupan milik kamu."

(ask/fds)
News Feed