Sabtu, 07 Jul 2018 20:21 WIB

Saran Kemenkes Agar Tak Kurang Tidur Meski Nonton Piala Dunia 2018

Luthfiadesta Andiko - detikHealth
Sebisa mungkin jangan begadang dan harus tetap punya kompensasi. Foto: Ari Saputra Sebisa mungkin jangan begadang dan harus tetap punya kompensasi. Foto: Ari Saputra
Jakarta - Direktur Jendral Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementeruan Kesehatan, dr Anung Sugihantono, M.Kes, memberikan pesan buat kamu yang suka begadang nonton Piala Dunia 2018, nih. Katanya, sebisa mungkin jangan begadang dan harus tetap punya kompensasi.

Bagi dr Anung, jika ingin menonton lebih baik tidur lebih cepat sebelum pertandingan dimulai dan jika setelah pertandingan masih ada waktu, lebih baik gunakan waktu tersebut untuk tidur sebelum pergi beraktivitas pada pagi harinya.

"Kalau saya, ya, kalau memang mau nonton tidurnya lebih awal, nonton, nanti kalau masih bisa tidur, ya, tidur lagi," ujar dr Anung pada acara car free day di Direktorat Jendral Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kementrian Kesehatan RI, Salemba, Jakarta Pusat, pada Jumat (6/7/2018).


Tips selanjutnya dari dr Anung adalah jangan selalu mengonsumsi minuman berkafein seperti kopi atau minuman berenergi untuk membuat kita tetap terjaga. Cara seperti ini dianggap tidak tepat karena dengan mengonsumsi minuman tersebut akan mengganggu fisiologi tubuh kita.

"Saya enggak menganjurkan, supaya bisa melek, orang-orang minum minuman seperti itu. Fisiologi tubuh itu terganggu karena dipaksa bangun. Lebih baik tidur cepat," jelas dr. Anung.



(up/up)
News Feed