ADVERTISEMENT

Kamis, 30 Jul 2009 11:41 WIB

Akupuntur Kurangi Kelebihan Hormon Testosteron Perempuan

- detikHealth
Jakarta - Akupuntur dapat mengurangi gejala perempuan yang mengalami polycystic ovary syndrome (PCOS) yaitu perempuan yang memiliki hormon testosteron yang tinggi. Hormon testosteron ini lebih banyak terdapat pada laki-laki.

Kelebihan hormon testosteron ini mempengaruhi ovarium, menstruasi yang tidak teratur, dan masalah kesuburan, bersamaan dengan tumbuh rambut di sekitar wajah dan badan serta jerawat.

"PCOS treatment difokuskan pada gejala dan frekuensi hormon yang terlibat," ujar Dr Elisabeth Stener-Victorin dari University of Gothenburg di Swedia, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (30/7/2009).

Peneliti melakukan studi terhadap 20 perempuan dengan POCS yang melakukan akupuntur selama 16 minggu, dan melakukan aktivitas fisik yang dapat memicu detak jantung hingga 120 detak per menit selama 30 sampai 45 menit. Perlakuan ini setidaknya dilakukan 3 hari seminggu atau pada kelompok kontrol yang menerima informasi diet kesehatan dan melakukan olahraga tapi tidak ada perlakuan akupuntur.

Hasil ini telah dipublikasikan pada American Journal of Physiology. Regulatory, Integrative and Comparative Physiology. Perempuan yang melakukan akupuntur ditusukkan jarum disekitar perut dan belakang lutut sambil dialiri dengan listrik frekuensi rendah.

Setelah 16 minggu, aktivitas sistem saraf simpatik dalam otot dapat diturunkan dengan signifikan melalui akupuntur dan melakukan olahraga, dibandingkan dengan kelompok kontrol yang tidak melakukan keduanya. Olahraga juga mengurangi berat badan tetapi akupuntur tidak bisa.

Namun, kelompok akupuntur bisa mengurangi buangan limbah dari dalam tubuh yang terjadi bukan karena olahraga. Perempuan yang melakukan akupuntur juga telah mengurangi ketidakteraturan menstruasi dan menurunkan kadar testosteron.

"Tidak ada efek samping pada penggunan akupuntur. Tapi jika menggunakan hormonal stimulasi, selalu terdapat efek sampingnya. Ini merupakan treatment yang aman dengan sedikit komplikasi, jadi sangat berguna untuk dicoba," kata Elisabeth.

Dibutuhkan waktu 3 sampai 4 bulan untuk cukup melihat treatment ini sangat membantu mengurangi masalah pada perempuan dengan POCS.

Rekomendasi Obat


(ver/ir)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT