ADVERTISEMENT

Kamis, 03 Jun 2010 15:30 WIB

Bahaya Menelan Pengawet Silika Gel

- detikHealth
Jakarta - Saat membeli sepatu, sandal, tas atau kapsul di dalam botol sering ditemui bungkus silika gel yang berfungsi sebagai pengawet karena bisa menyerap air dan membuat barang tidak lembab. Apa jadinya jika silika gel tertelan manusia?

Silika gel adalah bahan yang berguna sebagai pengering atau menyerap (mengumpulkan) dan mengikat uap air. Paket ini ditemukan di berbagai produk untuk membantu menjaga kualitas terutama menghindari kelembaban berlebih dari produk itu sendiri. Bentuk dari silika gel ini berisi jutaan pori-pori yang dapat menyerap dan tahan terhadap air.

Beberapa produk menggunakan silika karena banyak produk bisa rusak jika kelembabannya meningkat. Misalkan jika sebotol vitamin mengandung uap air yang berlebihan, maka kelembabannya akan terganggu dan bisa merusak pil atau kapsul yang ada di dalamnya.

Seperti dikutip dari Howstuffworks, Kamis (3/6/2010) silika gel bisa menyerap sekitar 40 persen dari berat air yang ada di dalam tubuh dan menurunkan kelembaban relatifnya.

Akibatnya jika seseorang tertelan silika gel akan mengalami mata kering, iritasi, tenggorokan, selaput lendir serta rongga hidung yang kering dan sakit perut atau rasa tidak nyaman di perut.

Meskipun badan pengawas makanan dan obat Amerika Serikat (FDA) mengklasifikasikan silika gel ke dalam kategori aman (Generally Recognized as Safe/GRAS), tapi semua paket silika gel mencantumkan label peringatan atau simbol bahaya.

Karena jika tertelan dan masuk ke dalam tubuh bisa mengganggu kelembaban sehingga menimbulkan kondisi mual ringan, sembelit atau muntah.

Tapi ada juga tipe lain dari silika gel yang disebut dengan gel 'indikator', bahan ini mengandung kobalt klorida yang diyakini bersifat karsinogenik dan menyebabkan iritasi pernapasan. Jika tertelan, maka harus segera dibawa ke rumah sakit agar diberi pertolongan untuk kasus keracunan.

Bahaya terbesar yang mungkin terjadi jika tertelan silika gel adalah tersedak. Jika kondisi ini terjadi, maka harus bertindak cepat untuk mengeluarkan silika gel tersebut.

Namun jika hanya tertelan saja, sebaiknya segera konsumsi air putih yang cukup banyak agar tubuh tidak mengalami dehidrasi karena silika gel ini bisa menyerap cairan dari dalam tubuh.

Padahal diketahui bahwa sekitar 70 persen tubuh terdiri dari cairan. Jika setelah beberapa jam tidak ada perubahan dan mulai mengalami tanda-tanda dehidrasi segera minta bantuan tenaga medis untuk mengatasinya.

(ver/ir)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT