Rabu, 21 Mar 2012 08:55 WIB

Laporan dari Singapura

WHO: Rokok Bisa Membunuh 1 Miliar Orang Sepanjang Abad 21

- detikHealth
(Foto: thinkstock)
Singapura - Dampak negatif asap rokok yang paling dikhawatirkan adalah kematian akibat berbagai penyakit kronis, yang sebetulnya sangat bisa dicegah. Jika tidak dikendalikan, diperkirakan rokok akan membunuh 1 miliar orang sepanjang abad ke-21.

Peringatan ini disampaikan oleh Edouard Tursan d'Espaignet, ahli kesehatan dari Tobacco Free Initiative of the World Health Organization (WHO). Menurutnya, kematian akibat asap rokok di seluruh dunia terjadi paling tidak satu kali tiap 6 detik.

"Jika pengatasan yang efektif tidak segera diambil, tembakau bisa membunuh lebih dari 1 miliar orang sepanjang abad ke-21," kata Edouard dalam workshop jurnalistik dalam rangkaian 15th World Conference on Tobacco or Health (WCOTH) di Swissotel Stamford, Singapura, Selasa (20/3/2012).

Sebagian besar kematian yang berhubungan dengan asap rokok disebabkan oleh penyakit tidak menular, seperti kanker dan penyakit jantung. Masih menurut data WHO, 38 persen kematian akibat penyakit jantung di kelompok usia 30-44 tahun bisa dikaitkan dengan asap rokok.

Kanker juga termasuk jenis penyakit tidak menular yang bisa dikaitkan dengan asap rokok. Dari seluruh kasus kematian akibat kanker paru-paru, diperkirakan 71 persen di antaranya berhubungan dengan asap rokok atau terjadi pada perokok atau orang yang tinggal di lingkungan perokok.

Angka kematian akibat penyakit tidak menular yang berhubungan dengan rokok diperkirakan terus meningkat karena jumlah perokok terutama di negara berkembang terus bertambah. Selain itu, jumlah perempuan yang merokok juga terus bertambah dari waktu ke waktu.

Terkait dengan ancaman tersebut, WHO telah menargetkan pada tahun 2025 aktivitas merokok turun sebanyak 40 persen dibandingkan tahun 2010. Target lainnya adalah, angka kematian akibat penyakit tidak menular bisa diturunkan sebanyak 25 persen.


(up/ir)