Kamis, 20 Sep 2012 19:14 WIB

Tok tok tok, Menkes pun Muncul di Kamar Korban Demo Anti Rokok

- detikHealth
Regina dan Menkes (dok: detikHealth)
Jakarta - Siapa yang tidak kaget, sedang asyik istirahat tiba-tiba kedatangan orang penting di kamar asrama. Keterkejutan ini dialami Regina Simandjuntak, korban demo anti tembakau yang mengalami cedera leher karena tertimpa gapura saat sedang demo.

Sekitar pukul 16.15 WIB, Kamis (20/9/2012) Menteri Kesehatan Dr Nafsiah Mboi, SpA tiba di asrama mahasiswa Universitas Indonesia (UI) Depok. Dengan hanya dikawal seorang ajudan, Menkes mengetuk pintu kamar Regina yang terletak di pojokan salah satu unit asrama itu.

Sama sekali tidak ada seremoni penyambutan layaknya kunjungan pejabat ke kampus-kampus, bahkan beberapa penghuni asrama sedang bersiap mandi saat Menkes berjalan menuju ke kamar Regina. Hanya beberapa anggota Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) saja yang mendampingi Menkes.

Sesampainya di kamar kecil berukuran 3x2 meter, dengan santainya Menkes duduk di pojok tempat tidur. Ia berbincang kurang lebih 15 menit dengan Regina dan beberapa pengurus BEM yang ikut menyambut kunjungan yang sepertinya tidak direncanakan tersebut.

Dalam obrolan tersebut, tampak Menkes begitu mengapresiasi perjuangan para mahasiswa dalam mengkampanyekan bahaya rokok. Meski menyesalkan ada insiden yang mencederai Regina, ia memaklumi karena hal itu tidak disengaja dan tentunya tidak diharapkan oleh siapapun juga.

"Tentu saja saya tidak suka ada yang celaka, terus terang tidak suka," pesan Menkes kepada para mahasiswa, dalam kunjungannya ke asrama mahasiswa UI Depok, Kamis (20/9/2012).

Usai kunjungan singkat tersebut, Menkes juga menemui wartawan serta mahasiswa lain dan menyempatkan diri berbincang selama kurang lebih 15 menit. Setelah itu, Menkes tidak berlama-lama dan mengakhiri kunjungan mendadaknya itu dengan lambaian tangan dari dalam mobil dinasnya.

Regina, si cewek manis asal Medan berumur 17 tahun itu tampak bangga dan senang karena dijenguk oleh seorang menteri. Rasa senangnya mengalahkan rasa sedihnya ketika dimarahi ibunya gara-gara ikut demo yang berujung bencana pada dirinya.


(up/ir)