Jumat, 15 Mar 2013 14:01 WIB

Selain ASI, Pentingkah Susu untuk Anak?

- detikHealth
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta - Air susu ibu (ASI) dipercaya memberikan manfaat kekebalan tubuh bagi anak. Sebab di dalam ASI terdapat sitokin, laktoferin, lisozim dan musin untuk perlindungan, serta antibodi. Setelah anak tak lagi minum ASI, masih pentingkah susu bagi mereka?

"Tergantung dari sisi apa kita lihat. Untuk manfaat kekebalan tubuh memang ASI lebih baik karena terdapat imun di dalamnya, namun kalau untuk manfaat lainnya tidak bisa disamakan," terang Ketua Yayasan Gerakan Masyarakat Sadar Gizi, dr Tirta Prawita Sari, MSc, SpGK, dalam perbincangan dengan detikHealth dan ditulis pada Jumat (15/3/2013).

Dijelaskan dr Tirta, susu kemasan sama dengan bahan pangan lainnya. Bagi dia tidak masalah seseorang minum susu atau tidak, karena yang penting adalah bagaimana pemenuhan gizi seimbang.

"Jika untuk manfaat kalsium bisa banyak kita temukan pada keju, atau untuk pemenuhan protein kita bisa dapat dari sayur-sayuran atau ikan. Jadi, tidak ada perlakuan khusus untuk susu, sama seperti bahan pangan lainnya kaya tempe dan tahu," paparnya.

Namun demikian dr Tirta mengakui susu mengandung lebih banyak unsur kalsium, protein, dan asam amino yang lengkap. Saat anak sudah berusia lebih dari 2 tahun, tidak bisa hanya mengandalkan ASI saja.

"Karena semakin besar tubuh memerlukan unsur lain untuk pemenuhannya dan itu salah satunya bisa di dapat dari susu," lanjut dr Tirta.

dr Tirta menjelaskan anak bisa cerdas jika minum susu yang tepat dan mendapatkan stimulasi yang baik. Jika hanya minum susu tanpa diimbangi stimulasi yang baik dari orang tuanya maka hasilnya akan nihil. Karena itu jangan terlalu percaya pada iklan yang menggembar-gemborkan manfaat luar biasa dari susu produk tertentu.

"Sama seperti kita punya Mercy di garasi tapi tidak pernah dikendarai. Sempurna, tapi tidak dipakai," kata dr Tirta.

Jadi jika anak Anda tidak suka minum susu, jangan dipaksa. Anda bisa memberikan puding, ice cream, atau bubur bayi dengan kadar gula tertentu untuk alternatif pengganti susu. Bisa juga diganti dengan memakan keju. Tapi ingat, berilah stimulasi yang baik juga pada anak.


(vit/vit)