Jumat, 28 Jun 2013 18:30 WIB

Lem Super Dikira Lipgloss, Nenek Ini Tak Bisa Buka Mulut Lalu Masuk UGD

- detikHealth
(Foto: Thinkstock)
Jakarta - Perempuan mana yang tidak ingin tampil cantik? Bahkan nenek-nenek asal Selandia Baru ini pun ingin memakai lipgloss agar bibirnya tampak segar. Sayangnya karena tidak hati-hati, rupanya yang dikira sebagai lipgloss adalah lem super.

Nenek-nenek berusia 64 tahun ini menggunakan lip glos di tempat gelap, sehingga sangat rentan untuk salah ambil. Maksud hati ingin menggunakan lipgloss, yang diambil dan dioles justru lem super yang membuat bibirnya saling merekat dengan kuatnya.

Kepolisian Dunedin mengatakan petugas Unit Gawat Darurat di sebuah rumah sakit mengira perempuan ini mengalami kondisi medis tertentu karena tidak bisa bicara saat menelepon minta ambulans. Si nenek yang tidak disebutkan namanya itu menelepon UGD pada Kamis menjelang tengah malam.

"Dia hanya bisa mendengus," kata Sersan Senior Steve Aitken seperti dilaporkan Otago Daily Times dan dilansir dari sowetanlive.co.za, Jumat (28/6/2013).

Si nenek malang ini akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Dunedin Hospital untuk mendapat perawatan. Dilaporkan, kondisi bibirnya sudah bisa terbuka secara normal setelah tim dokter bekerja keras untuk melepaskannya.

Meski mungkin tidak separah si nenek, kejadian kulit merekat karena terkena lem super cukup sering terjadi misalnya di jari tangan. Jarang sekali korbannya sampai dilarikan ke rumah sakit, kecuali yang terkena adalah organ-organ yang sensitif seperti mata dan bibir.

Seperti dikutip dari eHow, cara untuk melepaskan superglue yang lengket di kulit sebenarnya tidak terlalu sulit. Beberapa langkah yang bisa diikuti adalah sebagai berikut.

1. Rendam kulit yang lengket dengan air sabun sesegera mungkin setelah kontak dengan lem superglue. Jika perlu, tambahkan cuka apel (vinegar). Ramuan ini bisa melunakkan lem super lengket tersebut.

2. Gunakan pembersih cat kuku berbahan aseton, sebab bahan ini bisa bereaksi dengan cyanoacrylate dalam lem superglue sehingga bisa menjadi lunak.

3. Jika lem superglue mengenai bagian kulit yang sensitif atau sedang mengalami luka, jangan gunakan aseton tetapi ganti dengan margarin. Gosokkan margarin perlahan-lahan di sekitar kulit yang lengket.

4. Jika tidak merekat dengan benda lain, bekas lem yang mengeras bisa juga dihilangkan dengan kikir yang biasa dipakai untuk meratakan kuku (nail emery board).

5. Lem superglue yang lengket di kulit juga bisa lepas sendiri bersama dengan terkelupasnya permukaan kulit. Sebelum mengelupas, kulit terlebih dahulu akan memutih meski tidak berbahaya.



(up/vit)