Kamis, 05 Sep 2013 17:24 WIB

Jangan Tertukar, Ini Bedanya Disfungsi Ereksi dan Ejakulasi Dini

- detikHealth
ilustrasi (Foto: Thinkstock) ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Disfungsi ereksi dan ejakulasi dini merupakan dua penyakit yang menakutkan bagi sebagian besar pria. Meskipun demikian, masih banyak orang yang belum memahami perbedaan antara keduanya sehingga sering dianggap sama. Lantas apa perbedaannya?

"Simpelnya, disfungsi ereksi ketegangannya tidak cukup sehingga tidak bisa masuk ke vagina atau sudah tegang dan bisa masuk tapi belum ejakulasi sudah 'loyo'. Sedangkan ejakulasi dini itu penisnya tegang tapi baru masuk sebentar sudah orgasme dan langsung 'loyo," papar Dr. dr Nur Rasyid, SpU, dokter spesialis urologi RS Asri dan FKUI-RSCM.

Hal ini disampaikan Dr Rasyid dalam konferensi pers yang diadakan di Hotel Gran Melia, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis (5/9/2013).

"Penyebabnya juga sudah berbeda, kalau disfungsi ereksi itu penyebabnya bisa karena gaya hidup tak sehat (psikogenik), masalah saraf (neurogenik), atau masalah pembuluh darah (vaskuler). Sementara ejakulasi dini sebagian besar karena faktor psikologis si pria itu sendiri," terang Dr Rasyid.

Ejakulasi dini pada umumnya lebih sering dialami oleh pria muda atau remaja. Saat masih muda, pria umumnya memiliki kadar hormon testosteron yang masih sangat tinggi. Kondisi ini menyebabkan mereka mudah terangsang dan mudah mengalami ejakulasi.

Sementara disfungsi ereksi biasanya lebih banyak dialami oleh pria yang sudah berusia di atas 40 tahun. Selain faktor pertambahan usia dan gaya hidup, menurunnya hormon testosteron juga membuat mereka secara alami kurang sensitif terhadap rangsangan. Akibatnya, penis pun akan menjadi sulit ereksi.

Kemungkinan adanya dua kondisi ini menurut Dr Rasyid baru bisa terdeteksi setelah melakukan hubungan intim dengan pasangan sah. Setelah dirasakan adanya hal yang tak wajar, pria sebaiknya segera kontrol ke urolog.



(vit/vit)