Agar Kuman Lenyap, Begini 10 Kiat Cuci Tangan yang Benar (2)

Agar Kuman Lenyap, Begini 10 Kiat Cuci Tangan yang Benar (2)

- detikHealth
Rabu, 28 Mei 2014 17:26 WIB
Agar Kuman Lenyap, Begini 10 Kiat Cuci Tangan yang Benar (2)
Foto: Ilustrasi (Thinkstock)
Jakarta - Mencuci tangan adalah cara paling ampuh untuk mencegah berbagai macam penyakit. Badan pusat pengendalian penyakit di Amerika bahkan menyatakan cuci tangan sebagai 'vaksinasi' mandiri yang bisa dilakukan kapan saja. Penelitian pun menunjukkan, orang yang mencuci tangan sebanyak empat kali sehari cenderung lebih jarang sakit ketimbang orang yang jarang mencuci tangan.

Sayangnya, banyak orang yang tak terbiasa mencuci tangan, termasuk tenaga medis profesional. Mereka yang kerap mencuci tangan pun belum tentu melakukannya dengan benar. Padahal agar kuman tak menyerang dan penyakit terusir jauh, cuci tangan harus dilakukan dengan benar.

Lanjutan dari artikel sebelumnya, inilah hal-hal yang perlu diperhatikan saat mencuci tangan, seperti dilansir ABC Australia, Rabu (28/5/2014).

Foto: Ilustrasi (Thinkstock)

1. Temperatur air yang tepat

Foto: Ilustrasi (Thinkstock)
Air bersuhu panas memang dapat membunuh mikroba penyebab penyakit, tetapi air bersuhu 80°C tentu dapat menimbulkan luka bakar. Ketimbang menggunakan air panas, lebih baik untuk mencuci tangan dengan air hangat lantas menyempurnakannya dengan sabun. Selain bersih dan ramah pada minyak alami kulit, mencuci tangan dengan air hangat akan terasa lebih menyenangkan untuk dilakukan.

1. Temperatur air yang tepat

Foto: Ilustrasi (Thinkstock)
Air bersuhu panas memang dapat membunuh mikroba penyebab penyakit, tetapi air bersuhu 80°C tentu dapat menimbulkan luka bakar. Ketimbang menggunakan air panas, lebih baik untuk mencuci tangan dengan air hangat lantas menyempurnakannya dengan sabun. Selain bersih dan ramah pada minyak alami kulit, mencuci tangan dengan air hangat akan terasa lebih menyenangkan untuk dilakukan.

2. Selalu ingat untuk membilas

Foto: Ilustrasi (Thinkstock)
Begitu sabun dan gesekan berhasil meluruhkan kotoran dan kuman di tangan, bilaslah tangan dengan air yang mengalir. Ingat, harus air bersih yang mengalir.

2. Selalu ingat untuk membilas

Foto: Ilustrasi (Thinkstock)
Begitu sabun dan gesekan berhasil meluruhkan kotoran dan kuman di tangan, bilaslah tangan dengan air yang mengalir. Ingat, harus air bersih yang mengalir.

3. Trik saat tak ada air

Foto: Ilustrasi (Thinkstock)
Cairan pensteril tangan atau hand sanitiser berbasis alkohol sangat berguna ketika Anda ingin membersihkan tangan dan tak menjumpai air. Agar bersih sempurna, disarankan untuk menggunakan produk pensteril dengan kandungan alkohol 60 persen. Meski terkadang dapat menyebabkan kulit terasa kering, membersihkan tangan dengan gel pembersih dapat memangkas waktu pencucian tangan, lho.

3. Trik saat tak ada air

Foto: Ilustrasi (Thinkstock)
Cairan pensteril tangan atau hand sanitiser berbasis alkohol sangat berguna ketika Anda ingin membersihkan tangan dan tak menjumpai air. Agar bersih sempurna, disarankan untuk menggunakan produk pensteril dengan kandungan alkohol 60 persen. Meski terkadang dapat menyebabkan kulit terasa kering, membersihkan tangan dengan gel pembersih dapat memangkas waktu pencucian tangan, lho.

4. Mengeringkan tangan dengan benar

Foto: Ilustrasi (Thinkstock)
Cara terbaik untuk mengeringkan tangan memang masih menjadi perdebatan. Menggunakan mesin pengering, misalnya. Mesin pengering memang dapat mengeringkan tangan dengan baik, tetapi penelitian menunjukkan bahwa angin mesin pengering justru dapat melontarkan mikroba hingga dua meter jauhnya. Itulah mengapa beberapa pakar menyarankan untuk menggunakan tisu atau handuk pribadi.

4. Mengeringkan tangan dengan benar

Foto: Ilustrasi (Thinkstock)
Cara terbaik untuk mengeringkan tangan memang masih menjadi perdebatan. Menggunakan mesin pengering, misalnya. Mesin pengering memang dapat mengeringkan tangan dengan baik, tetapi penelitian menunjukkan bahwa angin mesin pengering justru dapat melontarkan mikroba hingga dua meter jauhnya. Itulah mengapa beberapa pakar menyarankan untuk menggunakan tisu atau handuk pribadi.

5. Menjauhkan tangan dari wajah

Foto: Ilustrasi (Thinkstock)
Cara paling mudah bagi penyakit untuk masuk ke dalam tubuh ialah melalui tangan. Sekali tersemat di tangan, virus dapat dengan mudah berpindah ke mulut, hidung, atau mata, lalu masuk ke dalam tubuh. Itulah mengapa Anda sebaiknya menjauhkan telapak tangan dari wajah. Bahkan jika tangan Anda kotor, kuman tak akan dapat menginvasi tubuh jika tangan tidak menyentuh wajah atau makanan.

5. Menjauhkan tangan dari wajah

Foto: Ilustrasi (Thinkstock)
Cara paling mudah bagi penyakit untuk masuk ke dalam tubuh ialah melalui tangan. Sekali tersemat di tangan, virus dapat dengan mudah berpindah ke mulut, hidung, atau mata, lalu masuk ke dalam tubuh. Itulah mengapa Anda sebaiknya menjauhkan telapak tangan dari wajah. Bahkan jika tangan Anda kotor, kuman tak akan dapat menginvasi tubuh jika tangan tidak menyentuh wajah atau makanan.
Halaman 2 dari 12
Air bersuhu panas memang dapat membunuh mikroba penyebab penyakit, tetapi air bersuhu 80°C tentu dapat menimbulkan luka bakar. Ketimbang menggunakan air panas, lebih baik untuk mencuci tangan dengan air hangat lantas menyempurnakannya dengan sabun. Selain bersih dan ramah pada minyak alami kulit, mencuci tangan dengan air hangat akan terasa lebih menyenangkan untuk dilakukan.

Air bersuhu panas memang dapat membunuh mikroba penyebab penyakit, tetapi air bersuhu 80°C tentu dapat menimbulkan luka bakar. Ketimbang menggunakan air panas, lebih baik untuk mencuci tangan dengan air hangat lantas menyempurnakannya dengan sabun. Selain bersih dan ramah pada minyak alami kulit, mencuci tangan dengan air hangat akan terasa lebih menyenangkan untuk dilakukan.

Begitu sabun dan gesekan berhasil meluruhkan kotoran dan kuman di tangan, bilaslah tangan dengan air yang mengalir. Ingat, harus air bersih yang mengalir.

Begitu sabun dan gesekan berhasil meluruhkan kotoran dan kuman di tangan, bilaslah tangan dengan air yang mengalir. Ingat, harus air bersih yang mengalir.

Cairan pensteril tangan atau hand sanitiser berbasis alkohol sangat berguna ketika Anda ingin membersihkan tangan dan tak menjumpai air. Agar bersih sempurna, disarankan untuk menggunakan produk pensteril dengan kandungan alkohol 60 persen. Meski terkadang dapat menyebabkan kulit terasa kering, membersihkan tangan dengan gel pembersih dapat memangkas waktu pencucian tangan, lho.

Cairan pensteril tangan atau hand sanitiser berbasis alkohol sangat berguna ketika Anda ingin membersihkan tangan dan tak menjumpai air. Agar bersih sempurna, disarankan untuk menggunakan produk pensteril dengan kandungan alkohol 60 persen. Meski terkadang dapat menyebabkan kulit terasa kering, membersihkan tangan dengan gel pembersih dapat memangkas waktu pencucian tangan, lho.

Cara terbaik untuk mengeringkan tangan memang masih menjadi perdebatan. Menggunakan mesin pengering, misalnya. Mesin pengering memang dapat mengeringkan tangan dengan baik, tetapi penelitian menunjukkan bahwa angin mesin pengering justru dapat melontarkan mikroba hingga dua meter jauhnya. Itulah mengapa beberapa pakar menyarankan untuk menggunakan tisu atau handuk pribadi.

Cara terbaik untuk mengeringkan tangan memang masih menjadi perdebatan. Menggunakan mesin pengering, misalnya. Mesin pengering memang dapat mengeringkan tangan dengan baik, tetapi penelitian menunjukkan bahwa angin mesin pengering justru dapat melontarkan mikroba hingga dua meter jauhnya. Itulah mengapa beberapa pakar menyarankan untuk menggunakan tisu atau handuk pribadi.

Cara paling mudah bagi penyakit untuk masuk ke dalam tubuh ialah melalui tangan. Sekali tersemat di tangan, virus dapat dengan mudah berpindah ke mulut, hidung, atau mata, lalu masuk ke dalam tubuh. Itulah mengapa Anda sebaiknya menjauhkan telapak tangan dari wajah. Bahkan jika tangan Anda kotor, kuman tak akan dapat menginvasi tubuh jika tangan tidak menyentuh wajah atau makanan.

Cara paling mudah bagi penyakit untuk masuk ke dalam tubuh ialah melalui tangan. Sekali tersemat di tangan, virus dapat dengan mudah berpindah ke mulut, hidung, atau mata, lalu masuk ke dalam tubuh. Itulah mengapa Anda sebaiknya menjauhkan telapak tangan dari wajah. Bahkan jika tangan Anda kotor, kuman tak akan dapat menginvasi tubuh jika tangan tidak menyentuh wajah atau makanan.

(up/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads