Senin, 25 Agu 2014 14:48 WIB

2 Bulan Peringatan Bergambar

Terintimidasi Gambar Seram, Perokok Beralih ke Wadah Kotak dari Besi

- detikHealth
Jakarta -

Adanya gambar seram di bungkus rokok membuat para perokok putar otak untuk menyiasatinya. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan kotak rokok yang dibuat dari besi atau kayu.

Cipta (24), seorang perokok aktif, mengatakan bahwa dirinya memilih menggunakan kotak rokok keluaran merek A Mild ini karena merasa tidak enak melihat gambar seram yang ada bungkus rokok. Menurutnya, gambar seram yang ada di bungkus rokok sangat berpengaruh terhadap kesehariannya.

"Ngaruh banget. Bikin malas liatnya," tutur Cipta kepada detikHealth, Senin (25/8/2014).

Dirinya mengakui sudah menggunakan kotak rokok ini semenjak dikeluarkan, kurang lebih sekitar 2 bulan lalu, bersamaan dengan efektifnya Peraturan Pemerintah nomor 109 tahun 2012 soal pengendalian tembakau.

"Pakainya dari semenjak beli, pas pertama keluar kotak itu. Pas lagi rame-ramenya soal bungkus rokok bergambar," tutur pegawai swasta yang berkantor di daerah Mampang tersebut.

Tak jauh berbeda dengan Cipta, Rolly (55) mengaku memilih kotak rokok dari kayu juga karena ngeri melihat gambar seram yang ada di bungkus rokok. Gambar-gambar seperti tenggorokan bolong dan kanker paru-paru diakuinya membuat enggan untuk makan.

"Awal-awalnya sih nggak begitu pengaruh. Paling dibalik aja kan belakangnya nggak kelihatan gara-gara ada cukainya. Tapi lama-lama seram juga, akhirnya beli deh kotak rokok yang dari kayu," tutur Rolly ketika dihubungi terpisah.

Padahal menurut PP 109/2012, seluruh bungkus rokok, apapun bentuk dan materialnya, harus tetap mencantumkan peringatan bergambar. Hal tersebut tertulis pada pasal 15 ayat (1) yang berbunyi

"Setiap 1 (satu) varian Produk Tembakau wajib dicantumkan gambar dan tulisan peringatan kesehatan yang terdiri atas 5 (lima) jenis yang
berbeda, . . ."

Lebih lanjut, peraturan tersebut diberlakukan untuk semua kemasan rokok dan produk tembakau. Mulai dari ukuran terkecil hingga terbesar, seperti yang tertera dalam pasal 17 ayat (1):

"Gambar dan peringatan dimaksud sebagaimana tulisan kesehatan dalam Pasal 15 dicantumkan pada setiap Kemasan terkecil dan Kemasan lebih besar Produk Tembakau."

(up/up)