Selasa, 09 Sep 2014 17:15 WIB

Kebersihan Toilet Kantor

Bulu Kemaluan pun Nangkring di Dudukan Toilet

- detikHealth
Jakarta -

Aneka 'temuan' bisa dijumpai di toilet kantor. Ada yang menemukan sisa kotoran yang melekat di toilet, ceceran air kencing, dan juga tetesan darah haid. Hal lain yang bisa ditemukan di toilet adalah rambut bulu kemaluan yang rontok.

"Iya, saya sering sekali melihat ada rambut kemaluan di dudukan toilet," ucap Riska, karyawati perusahaan swasta, kepada detikHealth, Selasa (9/9/2014).

Riska meyakini rambut tersebut adalah bulu kemaluan lantaran penampakannya yang berbeda dengan rambut tubuh lainnya. Lalu apa yang dilakukan Riska mendapati bulu kemaluan yang rontok di dudukan toilet, apalagi ditambah dengan tetesan air kencing ataupun air yang digunakan untuk membasuh alat kelamin usai buang air kecil?

"Biasanya saya siram pakai air bersih. Lalu saya lap pakai tisu. Jijik sih ya rasanya melihat toilet berantakan seperti itu," ucap Riska.

Tia, pembaca detikHealth lainnya pun pernah memiliki pengalaman serupa. Ketimbang sibuk menyiram 'temuan' itu, dia lebih memilih menggunakan toilet lain. "Mendingan pakai toilet lainnya. Agar bersih lagi, saya lapor saja sama OB biar dibersihkan," kata Tia.

Sementara itu, menurut pembaca detikHealth bernama Dewi, sangat lumrah bila rambut tubuh ada yang rontok. Dia pun tidak kaget mendapati bulu kemaluan di bibir toilet. "Tapi sebaiknya sebelum meninggalkan toilet kita lihat lagi toiletnya. Apakah tidak ada kotoran yang masih tertinggal, apakah toilet sudah bersih seperti sebelum kita tempati. Soalnya setelah kita pakai, pasti ada orang lain lagi yang memakai," tutur Dewi.


dr Meta Hanindita dari RSUD Dr Soetomo Surabaya menyebutkan, toilet kantor sangat mungkin cepat kotor karena dipakai bersama-sama. Jika mendapati toilet kotor, menurutnya bisa dibersihkan dengan tisu, kemudian lapisi dudukan toilet dengan tisu lagi.

"Jika dudukan toilet terlihat sangat basah dan kotor, bisa gunakan dengan duduk melayang atau posisi duduk tanpa menempel pada dudukan," terang dr Meta.

dr Meta tidak menyarankan untuk jongkok di kloset duduk. "Posisi jongkok di dudukan bisa merugikan pengguna toilet selanjutnya karena sepatu/sandal yang entah habis menginjak apa langsung kontak dengan dudukan toilet. Tentu ini membuat rawan penyakit," pesan dr Meta.

(vit/ajg)