Kamis, 02 Okt 2014 11:45 WIB

Zak Brown, si Bocah 'Bergigi Hiu'

- detikHealth
Foto: SWNS/ Mirror
Yorkshire, Inggris - 'Jaws', demikian orang-orang sekitar menjuluki Zak Brown. Sebab gigi bocah 8 tahun ini terlihat seperti hiu dalam film Jaws besutan Steven Spielberg. Ya, rahang Zak ditumbuhi gigi susu dan gigi dewasa sekaligus.

Kendati memiliki dua baris gigi yang terdiri dari gigi susu dan gigi dewasa, namun menurut Zak, giginya tidak setajam hiu di film Jaws. Bahkan karena memiliki jumlah gigi yang lebih banyak dari orang kebanyakan, Zak harus menghabiskan waktu lebih lama untuk menggosok giginya.

Ibunda Zak, Claire (38), mengatakan gigi dewasa putranya tumbuh meskipun gigi susunya belum tanggal. Padahal umumnya gigi susu mulai tanggal dan diganti gigi dewasa pada saat seorang anak berusia lima atau enam tahun. Hingga berusia delapan tahun, anak yang berasal dari Wakefield, Yorkshire, Inggris ini, hanya sekali kehilangan gigi susunya. Gigi tersebut tanggal pada pekan lalu. Demikian diberitakan berbagai media Inggris dan dikutip pada Kamis (2/10/2014).

Biasanya, saat gigi dewasa tumbuh akan menyebabkan gigi susu yang akan digantikan tanggal. Jadi gigi dewasa tersebut mendesak keberadaan si gigi susu. Namun yang dialami Zak, gigi dewasanya malah tumbuh di belakang gigi susu.

"Hal ini tidak mengganggunya. Dia tidak sakit dan tidak punya masalah saat makan. Tapi dia terus saja mengeluh dan berharap gigi susunya copot," ucap Claire.

Kerap kali Zak mencoba menggoyang-goyangkan gigi susunya. Namun gigi itu tetap menancap kuat di gusinya. "Teman-temannya memanggil dia 'Jaws' karena dia punya dua pasang gigi, jadi terlihat seperti hiu," sambung Claire.

Gigi dewasa Zak mulai tumbuh saat bocah itu berusia tujuh tahun. Namun hingga pekan lalu, dia tidak merasakan gigi susunya tanggal.

Kondisi yang dialami Zak dikenal sebagai 'gigi hiu pada anak' dan dapat dialami satu dari 10 anak. Jadi jika gigi dewasa tidak cukup menekan gigi susu atau tidak memiliki cukup ruang untuk muncul, maka akan mengambil jalur lain untuk tumbuh, yaitu di belakang gigi susu. Kondisi ini membuat akar gigi susu membutuhkan waktu lebih lama untuk tanggal. Namun umumnya kasus-kasus yang ada tidak semenyolok yang dialami Zak.

Zak sendiri sebenarnya tidak malu dengan kondisi giginya. Malah jika ada yang ingin melihat 'gigi hiu' miliknya, Zak dengan senang hati memamerkannya. Meski tidak menimbulkan masalah, tapi gigi Zak harus tetap dirapikan karena berpotensi mengganggu bicaranya di kemudian hari. Berbicara dengan mulut yang dipenuhi banyak gigi tentu tidak mudah, dan bisa jadi ucapannya tidak jelas.

Nah, kini Zak sedang menunggu semua gigi dewasanya tumbuh sehingga dokter gigi bisa segera merapikannya. Untuk keperluan itu, sepertinya Zak memerlukan kawat gigi. "Dia harus menunggu dua atau tiga tahun lagi untuk menemui dokter gigi," kata Claire.

Di masa anak-anak, seseorang memiliki 20 gigi yang disebut sebagai gigi susu atau gigi sulung. Umumnya gigi ini mulai muncul saat seorang anak berusia enam bulan. Gigi ini akan bertahan di gusi hingga seorang anak berusia lima atau enam tahun. Seiring tumbuhnya gigi dewasa, gigi susu yang ada akan tanggal. Karena gigi dewasa bertugas menggantikan peran gigi susu.

Gigi dewasa ini bersifat permanen. Jikalau tanggal, maka tidak akan ada gigi baru yang tumbuh menggantikannya. Gigi dewasa memiliki warna lebih kuning ketimbang gigi susu dan memiliki akar yang lebih panjang.

(vit/up)