Kamis, 16 Okt 2014 16:30 WIB

Jangan Bersihkan Luka dengan Alkohol, Ini Alasannya

- detikHealth
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Saat anak terluka terkadang beberapa ibu memberikan anaknya alkohol sebagai upaya membersihkan luka. Padahal cara tersebut dikatakan ahli sebenarnya tidak tepat dan malah memperparah kondisi luka.

Ditemui pada acara edukasi pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), dokter perusahaan PT Beiersdorf, dr Jaka Suganda mengatakan alkohol tidak baik digunakan untuk membersihkan luka. PT Beiersdorf sendiri adalah perusahaan swasta yang bergerak di bidang kesehatan kulit.

"Alkohol memang punya kemampuan disinfektan, tapi dia tidak cocok untuk kulit. Alkohol itu lebih tepat untuk disinfeksi peralatan medis, kalau untuk kulit masih cara yang lain," kata dr Jaka di pabrik PT Beiersdorf, Jl Randuagung, Singosari, Malang, Kamis (16/10/2014).

dr Jaka mengatakan jika alkohol digunakan untuk membersihkan luka, sel-sel sehat di sekitar luka malah bisa ikut rusak sehingga mengganggu proses penyembuhan. Selain itu ada juga kemungkinan alkohol bisa masuk ke dalam aliran darah lewat luka.

"Saat berdarah pembuluh darah kita terbuka. Alkohol kalau sampai masuk ke darah itu bisa mempengaruhi mental. Hubungannya ke otak," tambah dr Jaka.

Oleh karena itu, saat terjadi luka dr Jaka menyarankan agar membersihkannya dengan air steril. Setelah luka bersih dari kotoran obat antiseptik khusus luka dapat digunakan sebelum perban dipakai jika memang dibutuhkan.

"Air steril itu artinya sudah lewat proses sterilisasi. Bisa air siap minum kemasan atau air yang sudah direbus. Bukan air keran yang masih banyak kumannya," tutup dr Jaka.

(vta/vta)
dMentor
×
Mindset dan Mental Pengusaha Sukses
Mindset dan Mental Pengusaha Sukses Selengkapnya