Rabu, 26 Nov 2014 10:35 WIB

Hidup di Daerah Cuaca Ekstrem, Pertumbuhan Anak Bisa Terganggu

- detikHealth
Illustrasi: Thinkstock
Tumbes - Studi yang dilakukan pada anak-anak di Peru menunjukkan adanya tanda-tanda pertumbuhan yang lebih lambat berkaitan erat dengan cuaca. Hal tersebut dikatakan peneliti merupakan dampak kesehatan jangka panjang dari badai El Nino yang sering menerjang Peru.

Menggunakan data dari 2.095 anak yang lahir di daerah Tumbes, Peru, pada tahun 1991 - 2001 peneliti menemukan bahwa anak yang lahir di tahun saat badai El Nino menyerang lebih pendek rata-rata 4 cm dibandingkan anak yang lahir pada tahun lainnya.

"El Nino memiliki efek yang besar karena ia mengurangi ketersediaan pangan," ujar salah satu peneliti dari Johns Hopkins University, William Checkley, seperti dikutip dari Reuters pada Rabu (26/11/2014).

Badai El Nino terparah pada tahun 1997 - 1998 dilaporkan mengakibatkan banyak banjir, gagal panen, malaria, dan diare di daerah Peru. Hal tersebut dikatakan peneliti menyebabkan terjadinya kekurangan nutrisi sehingga pertumbuhan anak terganggu.

Pertumbuhan yang tidak optimal tersebut nantinya berkaitan erat dengan berkurangnya kapasitas mental dan fisikal anak saat tumbuh dewasa.

"Jika cuaca yang buruk dapat mempengaruhi sebagian besar anak-anak suatu negara, maka cuaca punya potensi untuk mempengaruhi masa depan negara tersebut secara keseluruhan," tulis peneliti pada studi yang telah dipublikasi di jurnal Climate Change Responses.

Laporan dari Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) mengatakan kejadian El Nino yang biasanya terjadi setiap tiga sampai tujuh tahun sekali diprediksi akan semakin intens akibat perubahan iklim. Cuaca secara global juga dikatakan akan terpengaruh oleh kejadian ini.

Pejabat dari hampir 200 pemerintahan akan bertemu di Ibu Kota Peru, Lima, dari tanggal 1 - 12 Desember 2014 menghadiri konferensi PBB membicarakan pemanasan global. Biro Meteorologi Australia mengatakan minggu lalu bahwa di daerah Pasifik tropis menunjukkan ada tanda-tanda baru dari El Nino.

Menghindari terhambatnya pertumbuhan adalah hal yang seharusnya menjadi prioritas utama dalam pembangunan.

(up/up)