Jumat, 05 Des 2014 19:50 WIB

Tuntaskan ASI Eksklusif, Istri Butuh Dukungan Seperti Ini dari Suami

- detikHealth
Illustrasi: Thinkstock Illustrasi: Thinkstock
Jakarta - Menurut studi yang pernah dilakukan dan telah dipublikasi di jurnal internasional, seorang suami dilaporkan memegang peran penting dalam kesuksesan program air susu ibu (ASI) eksklusif. Seorang istri yang didukung oleh pasangannya dalam memberikan ASI akan lebih mungkin berhasil mencapai target ASI eksklusifnya.

Ketua Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI), Mia Sutanto, mengatakan hal tersebut memang benar adanya. Kini pembicaraan ASI eksklusif tidak bisa hanya melibatkan ibu dan para calon ibu saja, para suami juga harus dilibatkan agar program ASI eksklusif berhasil.

"Peranan suami sangat dianjurkan jadi sekarang kalau kita berbicara menyusui jangan hanya berbicara ibunya tapi ayahnya juga harus terlibat. Sejak kapan? Idealnya sejak masa kehamilan. Jadi sama-sama belajar tentang ASI, menyusui, inisiasi menyusui dini, dan fasilitas kesehatan pro ASI," ujar Mia saat ditemui di Indonesia Maternity, Baby & Kids Expo (IMBEX), Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Jumat (5/12/2014).

Mia mengatakan ada perbedaan signifikan dalam kesuksesan memberikan ASI eksklusif antara istri yang didukung oleh suaminya dengan yang tidak. Istri yang didukung pasangan menurutnya bisa berhasil menuntaskan ASI eksklusif hingga hampir 100 persen, sementara yang tidak didukung mungkin persentase keberhasilannya hanya mencapai 30 persen.

Lalu bentuk dukungan apa yang bisa diberikan oleh suami?

Mia mengatakan tindakan kecil yang membantu kenyamanan ibu menyusui sudah memiliki banyak manfaat. Terkadang suami terlalu memikirkan hal tersebut dan berpikir harus banyak membantu menyusui itu sendiri.

"Kelancaran ASI itu dipengaruhi oleh emosi ibu. Jadi kalau si ibu merasa cemas,depresi,tertekan, dan sebagainya itu ASI-nya enggak lancar. Ayah itu peranannya untuk menjaga agar istri selalu happy supaya ASI-nya bisa terus lancar," tambah Mia.

Hal-hal kecil yang dilakukan suami seperti misalnya membantu menggendong bayi, mengganti popok, dan membuatkan teh saat selesai menyusui dikatakan Mia sudah bisa membuat istri nyaman.

(ajg/ajg)