Rabu, 18 Feb 2015 09:34 WIB

Pria yang Sudah 140 Kali Donor Darah Demi Istri yang Sakit Kronis

- detikHealth
Changcun, Tiongkok - Beberapa tahun lalu, istri Xu Wenwu jatuh sakit dan dokter mengatakan agar istrinya bisa bertahan hidup, ia membutuhkan donor darah secara rutin. Namun dengan penghasilannya yang pas-pasan, Xu kesulitan untuk memenuhi hal itu.

Istri Xu yang bernama Wang Xiaoying itu sudah terlihat sakit-sakitan beberapa tahun setelah mereka menikah di tahun 1995. Akan tetapi diagnosis istri Xu baru diketahui delapan tahun kemudian. Wang dikabarkan mengidap myasthenia gravis, sebuah penyakit neuromuskular yang mengakibatkan penderitanya mengalami anemia dan harus mendapatkan transfusi darah secara teratur.

Tapi pria yang tinggal di Changcun, Provinsi Jilin itu bukanlah orang kaya, ia hanyalah seorang tukang listrik. Penghasilannya saja tak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka sehari-hari, apalagi jika ditambah biaya transfusi darah yang dibutuhkan istrinya.

Hingga akhirnya Xu menemukan sebuah kebijakan pemerintah setempat yang bisa membantunya mengatasi masalah ini. Dalam kebijakan yang dikeluarkan pemerintah provinsi Jilin tersebut disebutkan barangsiapa yang melakukan donor darah lebih dari 10 kali maka mereka berhak mendapatkan transfusi darah secara cuma-cuma sebagai imbalannya. Demikian seperti dikutip dari Global Times, Rabu (18/2/2015).

Sejak saat itu, Xu rutin mendonorkan darahnya. Itu artinya pria yang kini berusia 47 tahun itu telah melakukan donor darah lebih dari 100 kali sejak 10 tahun lalu. Dan hal ini dibuktikan oleh kepala pusat donor darah Changcun atau sejenis PMI cabang kota Changcun, Xiao Zhenshan.

Baca juga: Ingin Donor Darah Saat Puasa? Siapkan Mental Dulu Jika Tak Ingin Lemas

Baru-baru ini Xiao melaporkan bahwa Xu tercatat telah melakukan 147 kali donor darah. Namun angka ini diyakini kurang valid sebab pencatatan donor darah dengan komputerisasi baru dilakukan di tahun 2001, sedangkan Xiao menduga Xu telah melakukan donor darah jauh sebelum sistem itu ada.

Namun yang paling penting bagi Xu, berkat 'prestasi' tersebut, mereka tak pernah mengeluarkan biaya sepeser pun untuk membiayai transfusi darah bagi Wang. Wang pun bisa bertahan hidup hingga saat ini.

Kendati demikian, kondisi Wang terlihat mulai memburuk sejak lima tahun lalu. Karena tak memiliki keturunan, mau tak mau Xu-lah yang harus bekerja sekaligus mengurus sang istri. Bahkan karena ia sering izin pulang ke rumah di tengah jam kerja untuk mengurus Wang, Xu pun telah dipecat dari 30 pekerjaan lebih.

"Begitu menyedihkan melihat Xu tetap setia mengurus istrinya selama bertahun-tahun, sedangkan ia sendiri kesulitan mencari penghasilan," tutur Xiao haru.

Baca juga: Suplai Tipis, Pasar Gelap Darah Tumbuh Subur di India

(lil/up)