Kaum Homoseksual Dilaporkan Terima Diskriminasi dari Polisi Uganda

ADVERTISEMENT

Kaum Homoseksual Dilaporkan Terima Diskriminasi dari Polisi Uganda

- detikHealth
Senin, 02 Mar 2015 07:40 WIB
Ilustrasi (Foto: Getty Images)
Jakarta -

Lembaga Hak Asasi Manusia (HAM) Chapter Four Uganda baru-baru ini mengeluarkan dokumentasi kasus polisi menganiaya pria yang dicurigai homoseksual di dalam tahanan. Beberapa di antaranya juga mengaku polisi memeriksa kelamin mereka secara paksa.

Laporan 27 halaman berjudul 'Kemana Kami Pergi Mencari Keadilan?" mengatakan polisi secara rutin menolak menyelidiki kasus yang dilaporkan oleh pria maupun wanita homoseks. Pada beberapa kejadian polisi malah balik menyerang pelapor dengan menyalahkan seksualitas mereka. Paparan tidak senonoh, sodomi, dan berhubungan seks melawan kodrat adalah hal-hal yang biasa digunakan untuk menuntut balik.

Baca juga: Ingin Buat LGBT Center, Politikus India Tuai Kecaman

Para kaum homoseks dipaksa untuk menandatangani laporan palsu yang merendahkan dan 21 orang bahkan mengaku dihajar oleh polisi atau sipir penjara.

Dikutip dari BBC pada Senin (2/3/2015), Menteri Dalam Negeri Uganda, Aronda Nyakairima, membantah temuan tersebut namun berjanji akan menyelidikinya lebih jauh. Ia mengatakan pemerintah Uganda tidak memberikan diskriminasi kepada siapa saja.

Uganda saat ini tengah berada di bawah tekanan internasional dalam beberapa tahun terakhir akibat kebijakannya yang mengkriminalisasi kaum seksual minoritas.

Agustus lalu, UU Anti-Homoseksual yang ditandatangi oleh presiden pada Februari 2014 dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) karena tidak mencapai kuorum. Dalam UU tersebut diatur bahwa mereka dengan "homoseksualitas yang parah" dapat dipenjara seumur hidup.

Baca juga: Benci Sama Gay Bisa Jadi Sebenarnya Punya Potensi Jadi Gay

(fds/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT