Kamis, 19 Mar 2015 18:24 WIB

Jerawatan Saat Jadi Artis, Sahrul Gunawan Harus Rajin-rajin Jaga Kesehatan Kulit

Firdaus Anwar - detikHealth
Sahrul Gunawan (Foto: detikHot) Sahrul Gunawan (Foto: detikHot)
Jakarta - Artis Sahrul Gunawan (38) punya cerita sendiri terkait perawatan kulit yang ia jalani. Sebagai seseorang yang sering tampil di layar kaca Sahrul dituntut harus memiliki penampilan yang sempurna sehingga ia mau tak mau harus merawat kulitnya.

Sahrul mengatakan ia mulai memperhatikan kesehatan kulitnya saat berkarir di dunia hiburan. Saat itu beragam produk rias yang ia kenakan berdampak buruk pada wajahnya sehingga kesehatan kulit benar-benar harus dijaga.

Baca juga: Studi: Jerawat Parah pada Remaja Putri Bisa Jadi Faktor Risiko Kanker Kulit

"Ketika mulai aktif terutama begitu shooting waktu itu striping dan lain-lain dari tahun 1995, saya mulai berjerawat. Itu karena memang penggunaan kosmetik yang terus menerus dan dari pagi sampai pagi lagi," ujar Sahrul ketika ditemui pada acara peluncuran buku biografi dr Moch Affandi di Restoran Bunga Rampai, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (19/3/2015).

Awal mula mulai mengenal beragam prosedur perawatan kulit Sahrul mengaku kewalahan. Beragam produk sekali lagi ditawarkan kepadanya dan dokter-dokter pun menyarankan berbagai macam perawatan yang sempat membuat Sahrul terintimidasi.

"Setelah sekian lama saya enggak nyaman. Bahkan beberapa waktu kemudian itu saya ditawarin apalah 'kamu pakai botoks aja gini gini gini,'" kenang Sahrul.

"Kok gini sih ya perawatan malah enggak nyaman," lanjutnya lagi.

Baca juga: Jerawat Bisa Hilang dengan Makan Makanan Organik, Mitos atau Fakta?

Sebelum mendapatkan perawatan yang cocok kulit wajahnya diakui Sahrul terasa berat. Krim-krim dan perawatan yang ia jalani selama itu bukannya memperbaiki keadaan kulit malah memperburuk.

Beberapa kali Sahrul mendatangi klinik perawatan kulit dan mencoba berbagai produk wajah. Akhirnya atas saran teman akhirnya ia menemukan satu perawatan yang cocok dan masih dilakukan sampai sekarang.

"Saya selama ini dengan facial terus konsultasi dengan dokter kalau krim muka atau krim jerawatnya habis. Karena ada pada masa-masa di mana ketika kita kurang tidur terus makanan juga enggak bener itu jadi jerawat lagi," tutup Sahrul. (Firdaus Anwar/Nurvita Indarini)