Senin, 23 Mar 2015 07:11 WIB

Satu Lagi Bahaya Rokok: Meningkatkan Risiko Kekambuhan Kanker Prostat

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Illustrasi: Thinkstock Illustrasi: Thinkstock
Jakarta - Berbagai macam racun dalam rokok sangat erat kaitannya dengan risiko kanker. Khusus untuk kanker prostat pada laki-laki, kebiasaan merokok membuat risiko kekambuhan meningkat dua kali lipat.

"Ini adalah analisis baru, tapi tampaknya mengonfirmasi temuan-temuan yang sudah banyak kita lihat pada jenis kanker yang lain. Pada dasarnya rokok meningkatkan risiko kekambuhan kanker setelah penanganan awal," tulis sang peneliti, Dr Malte Rieken, dikutip dari Healthday, Senin (23/3/2015).

Bersama timnya di University Hospital of Basel, Dr Malte mengamati 7.200 laki-laki yang sudah menjalani pengangkatan kelenjar prostat karena digerogoti kanker. Sekitar sepertiganya adalah perokok, sepertiga lainnya mantan perokok, dan sisanya tidak pernah sekalipun merokok.

Baca juga: Dunia Bebas Rokok Tahun 2040, Mungkinkah Terwujud? 

Dalam pengamatan selama 28 bulan,partisipan yang merokok mengalami peningkatan risiko kekambuhan kanker secara signifikan. Demikian juga pada mantan perokok yang baru berhenti kurang dari 10 tahun, risiko kekambuhan juga lebih tinggi dibanding partisipan yang tidak merokok.

Temuan ini dipresentasikan dalam pertemuan tahunan European Association of Urology, di Madrid Spanyol baru-baru ini.

"Ini hanya satu alasan lain untuk tidak merokok sama sekali. Tapi dengan fakta bahwa risiko kekambuhan tetap tinggi setelah berhenti merokok 10 tahun lamanya, berarti siapapun yang mengalami kanker prostat harus berhenti merokok secepatnya," kata Dr Malte.

Baca juga: Hii, Pria Perokok Lebih Berisiko Kena Osteoporosis  (AN Uyung Pramudiarja/AN Uyung Pramudiarja)
News Feed