Senin, 23 Mar 2015 14:44 WIB

Genotype Campak Pemicu KLB di Kalsel Belum Pernah Ditemukan di Indonesia

- detikHealth
Foto: Ilustrasi/Thinkstock Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta - Ada temuan menarik terkait Kejadian Luar Biasa (KLB) campak di Kalimantan Selatan. Hasil penelitian awal menunjukkan genotype virus yang memicu KLB di wilayah tersebut belum pernah dilaporkan di Indonesia, setidaknya sampai 2011.

"Sampai 2011, genotype campak yang bersirkulasi di Indonesia adalah B3 dan H1. Genotype D8 yang kami temukan di Kalsel belum pernah dilaporkan di Indonesia sebelumnya," kata Ageng Wiyatno, peneliti campak dari Eijkmann Institute, Senin (23/3/2015).

Temuan ini setidaknya memastikan bahwa KLB campak di Kalimantan Selatan tidak berhubungan dengan Disney Measles, yakni wabah campak yang muncul di Disneyland, Amerika Serikat awal tahun lalu. Genotype virus campak yang memicu Disney Measles adalah B3.

Baca juga: Campak Menyebar di Papua New Guinea, 4 Wanita Dituduh Praktik Sihir

Di seluruh dunia, terdapat 23 genotype virus campak yang bersirkulasi. Genotype D8 sudah bersirkulasi di tempat lain, namun di Indonesia belum pernah ada laporan hingga 2011. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) melaporkan, genotype ini ditemukan pada 2014 antara lain di Riau dan Bandung.

Dalam laporan awal penelitiannya, Eijkmann Institute belum menyebut kemungkinan asal genotype tersebut. Kemungkinan bahwa virus dengan genotype tersebut berasal dari Malaysia juga belum bisa dipastikan meski pada Maret 2015 dilaporkan juga terjadi KLB campak di Nunukan, Kalimantan Utara yang berbatasan dengan Malaysia.

"Kita belum punya sampel dari Nunukan jadi belum bisa menduga-duga," kata Ageng.

Baca juga: Puluhan Anak Maluku Kena Campak, Menkes: Imunisasi Sebanyak Mungkin Anak!

(up/vit)