Sabtu, 11 Jul 2015 10:08 WIB

Begini Lho Cara Tepat Mengatasi Jerawat di Telinga

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Ketika muncul jerawat di telinga, banyak orang gemas untuk memencet jerawat tersebut. Padahal, sama seperti pada wajah, memencet jerawat yang ada di telinga pun tidak dianjurkan.

Disampaikan dermatolog dari Swedish Medical Center, Colorado, Joel Cohen, MD meskipun tangan dalam kondisi bersih, namun jika kuku tidak steril maka memencet jerawat di telinga tetap berpotensi menyebarkan bakteri dari tangan ke jerawat. Akibatnya, infeksi yang terjadi akan semakin buruk.

Cohen menyarankan, sebaiknya gunakan kapas untuk mengoleskan benzoil peroksida 10 persen pada jerawat hingga jerawat mengecil dengan sendirinya. Dikatakan Cohen, benzoil peroksida selain bersifat sebagai anti-inflamasi juga sebagai antimikroba.

"Penggunaan benzoil peroksida akan membantu mengurangi pembengkakan jerawat sehingga lebih mudah mengecil dengan sendirinya. Sebagai antimikroba, benzoil peroksida bisa membunuh kuman-kuman yang menyebabkan timbulnya nanah," kata Cohen seperti dikutip dari Men's Health dan ditulis pada Sabtu (11/7/2015).

Baca juga: 'Terdorong' Cotton Bud, Kotoran Telinga yang Kering Bisa Picu Budek

Nah, untuk mencegah timbulnya jerawat pada telinga, instruktur dermatologi klinis di Northwestern University, Amy Derick, MD mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan telinga. Apa saja cara yang bisa dilakukan?

Dikatakan Derick, jangan lupa untuk membiasakan membasuh telinga dengan air bersih ketika mandi atau minimal saat mencuci muka. Sesudah dikeringkan, setiap seminggu sekali disarankan untuk menggunakan krim yang mengandung asam salisilat. Untuk krim dengan kandungan asam salisilat yang digunakan, menurut Derick ada baiknya konsultasikan dengan dokter kulit Anda.

"Asam salisilat bisa membantu membuka pori-pori pada kulit yang tersumbat, juga mengurangi kadar minyak berlebih di kulit. Setelah menggunakan asam salisilat, jangan lupa lakukan metode pembersihan. Cukup gunakan kapas yang sudah ditetesi alkohol," kata Derick.

Untuk penggunaan asam salisilat ini, Derick menyarankan lakukan seminggu sekali. Atau minimal ketika daun telinga serta permukaan telinga yang lain terlihat mengkilap, boleh-boleh saja Anda memoleskan asam salisilat tersebut.

Baca juga: Seperti Ini Warna Kotoran Telinga yang Normal

(rdn/up)