Studi yang dipublikasi di jurnal BMJ Quality and Safety oleh tim ilmuwan internasional melihat adanya peningkatan kematian pasien yang dioperasi pada akhir pekan terutama hari minggu. Pada RS di Australia misalnya pasien ditemukan dua kali lipat lebih mungkin meninggal bila melakukan operasi di hari itu.
Hasil statistik tersebut diperoleh dengan menggunakan data dari 5 negara dan laporan menunjukkan apa yang disebut efek weekend ini ada di semua tempat meski intensitasnya berbeda-beda. Sudah lama sebenarnya dokter menyadari fenomena namun baru sekarang ada buktinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Dokter Malas Cuci Tangan, Pasien Rentan Terserang Infeksi
"Tidak ada yang tahu kenapa ada peningkatan risiko kematian jika orang masuk RS pada akhir pekan. Tidak ada bukti yang menunjukkan ini karena kualitas pelayanan yang lebih rendah," ujar Lilford seperti dikutip dari ABC Australia pada Selasa (21/7/2015).
Lilford mengatakan hal yang lebih mungkin menjelaskan fenomena adalah memang orang-orang yang masuk ke RS pada akhir pekan cenderung lebih serius kasusnya. Karena itu lebih banyak yang meninggal dan membuat angka statistik tinggi.
"Sifat dari kasus-kasus di akhir pekan memang bisa menyebabkan tingkat kematian lebih tinggi karena biasanya operasi yang dilakukan saat itu sudah dipilih terlebih dahulu dan lebih mendesak," pungkas profesor bedah dari University of Adelaide, Guy Maddern, mengamini.
Baca juga: Mengapa Orang Bisa Kena Infeksi dari RS? Cek di Sini Penjelasannya (fds/up)










































