Vaksinasi Massal untuk Meningitis di Afrika Dinilai Sukses Besar

Vaksinasi Massal untuk Meningitis di Afrika Dinilai Sukses Besar

Sharon Natalia - detikHealth
Kamis, 12 Nov 2015 08:15 WIB
Vaksinasi Massal untuk Meningitis di Afrika Dinilai Sukses Besar
Foto: thinkstock
Jakarta - Program vaksinasi massal untuk melawan penyakit meningitis A di Afrika menuai keberhasilan yang menakjubkan. Lebih dari 220 juta orang dari 16 negara berhasil diimunisasi.

Pada tahun 2013, hanya ada empat kasus di seluruh wilayah yang masing-masing menghadapi ribuan kasus kematian setiap tahunnya. Namun, munculnya peringatan dari World Health Organization (WHO) mengenai epidemi yang besar ini akhirnya dibentuk program vaksinasi.

Kasus meningitis ini membentang di sub-Sahara Afrika dari Gambia di barat sampai ke Ethiopia di timur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikutip dari BBC News, Kamis (12/11/2015), dalam epidemi terburuk tercatat terjadi pada tahun 1996-1997, sedikitnya penyakit ini menginfeksi lebih dari seperempat juta orang dan menyebabkan 25 ribu kematian.

Baca juga: Gadis ini Meninggal dalam Tidurnya Setelah Tertular Meningitis

Tidak seperti vaksin lainnya, MenAfriVac dirancang khusus untuk warga Afrika dan pada tahun 2010 akhirnya kampanye vaksinasi massal dimulai.

Penyakit meningitis A sudah hampir menghilang dari dunia ini, dibuktikan dengan penurunan kasus dari tahun 2009 sebanyak 1994 kasus sampai pada empat kasus saja di tahun 2013, seperti yang disampaikan oleh dr Marie-Pierre Preziosi dari WHO.

Program imunisasi massal ini ditujukan untuk orang-orang dibawah 30 tahun. Namun, vaksinasi rutin diperlukan untuk memastikan bahwa bayi yang baru lahir tidak rentan terhadap penyakit.

Proyeksi yang diterbitkan dalam jurnal Clinical Infectious Diseases menunjukkan bahwa penyakit ini bisa dengan mudah kembali.

dr Preziosi mengatakan kepada BBC News bahwa akan ada epidemi besar dalam 10 sampai 15 tahun ke depan. Ia berpesan kepada para ahli untuk terus memperkenalkan vaksin ke dalam program imunisasi rutin.

"Ini adalah kesuksesan yang luar biasa. Tapi, tidak boleh dilupakan bahwa jenis meningitis C, Y, W dan X juga mengancam," kata dr Mark Alderson dari organisasi kesehatan global non-profit.

"Jika kita benar-benar ingin menghilangkan meningitis dari dunia, maka cara yang terbaik adalah dengan memperkenalkan vaksin polivalen untuk jenis A, C, Y, W dan X," lanjutnya.

Baca jugaSembuh dari Ebola, Perawat Ini Malah Terserang Meningitis

(up/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads