Senin, 16 Nov 2015 20:06 WIB

Susah Terlelap? Salahkan Smartphone Masa Kini yang Tak Dilengkapi 'Modus Tidur'

Martha Heriniazwi Dianthi - detikHealth
Foto: thinkstock Foto: thinkstock
Jakarta - Penggunaan smartphone mungkin sudah menjadi suatu kebutuhan hampir semua orang. Sayangnya, pada malam hari perangkat canggih ini dapat menganggu tidur.

Dikutip dari BBC News, Senin (16/11/2015), sebuah studi menyarankan agar smartphone dilengkapi 'modus tidur' untuk melindungi penggunanya. Tanpa 'modus tidur' smartphone cukup menggangu tidur karena memancarkan emisi cahaya biru.

Baca Juga: Tidur di Jam yang Sama Setiap Hari Bantu Optimalkan Sistem Imun

Menurut Prof Paul Gringgras dari  Evelina Children's Hospital, Inggris, pengaturan tersebut harus mampu menyaring cahaya biru yang menyebabkan tubuh terjaga semalaman. Maka menurutnya para produsen harus bertanggung jawab atas efek yang ditimbulkan dari gelombang cahaya yang menanggu tidur seseorang.

Dalam studi yang dilakukannya, Prof Gringras dan tim menyimpulkan bahwa kecenderungan ini diakibatkan oleh perangkat baru yang memiliki ukuran lebih besar, lebih cerah, memiliki tingkat kontras yang lebih tinggi dan memancarkan cahaya lebih biru.

"Memang itu sangat bagus digunakan pada siang hari, tetapi sangat mengerikan jika digunakan pada malam hari," kata Prof Gringras.

Baca Juga: Waspada, Pancaran Lampu LED di HP Berisiko Merusak Mata 

"Tidak cukup baik untuk mengurangi penggunaan smartphone. Mereka adalah perangkat yang menyenangkan tetapi kita perlu perlindungan pada malam hari," ujar Prof Gringras.

Cahaya biru yang keluar dari layar perangkat elektronik, seperti smartphone, tablet, dan monitor dipercaya sebagai penyebab dari gangguan tidur pada malam hari. Selain menyebabkan gangguan tidur, cahaya biru juga bisa mengganggu kesehatan. (up/up)
News Feed