ADVERTISEMENT

Selasa, 22 Des 2015 11:20 WIB

Mengenal Encephalocele

Kondisi Ini Bisa Membuat Otak Berada di Luar Kepala

Nurvita Indarini - detikHealth
Foto: thinkstock
Jakarta - Beberapa waktu lalu dikabarkan balita Ollie Trezise hidungnya membesar seperti pinokio karena encephalocele. Apakah encephalocele itu?

dr M Radhian Arief, Sp.BS dari RS Pelni Jakarta menjelaskan encephalocele berasal dari kata 'encephal' dan 'cele'. Encephal artinya jaringan otak. Sedangkan cele artinya rongga yang berisikan suatu jaringan.

"Jadi secara keseluruhan artinya adalah jaringan otak yang berada di sebuah rongga yang di luar kepala. Otak yang seharusnya semuanya berada di dalam kepala, tetapi sebagian keluar dan berada di sebuah rongga di luar kepala," terang dokter yang akrab disapa dr Andra ini dalam perbincangan dengan detikHealth, Selasa (22/12/2015).

Baca juga: Ollie Trezise, Balita yang Terlahir dengan Hidung Seperti Pinocchio

Penyebab dari encephalocele adalah adanya gangguan pada masa pembentukan organ dan jaringan dalam kandungan, khususnya trimester pertama. Gangguan itu berupa tabung saraf yang tidak terbentuk dengan sempurna, dan ada bagian dari tabung saraf yang tidak tertutup dengan sempurna.

"Dinding tabung saraf yang tidak tertutup sempurna ini kemudian akan menjadi pintu keluar jaringan otak dari tempat seharusnya berada," sambung dr Andra yang juga berpraktik di RS Medistra.

Menurut dr Andra, biasanya dinding yang tidak menutup sempurna itu berada di garis tengah tubuh. Itu makanya encephalocele biasanya terjadi di garis tengah kepala, baik bagian depan atau belakang, maupun sepanjang garis tulang belakang. Inilah yang menjawab mengapa mereka yang lahir dengan encephalocele biasanya benjolannya ada di hidung, dahi ataupun kepala bagian belakang yang masih segaris tulang belakang.

Baca juga: Nenek Berjuluk 'Pinocchio', Ternyata Ada Tumor Ganas di Hidung Panjangnya

Dalam kasus Ollie Trezise yang sejak lahir hidungnya sudah membulat besar, dokter melakukan penanganan dengan membuka tengkorak Ollie. Dokter berupaya menghilangkan kantung yang berisi kelebihan cairan otak dan memperbaiki kondisi hidung Ollie.

Kendati operasi tersebut meninggalkan jaringan parut yang besar di kepala, namun kondisi Ollie sudah lebih baik. Di kemudian hari, Ollie memerlukan operasi lanjutan, tetapi saat ini dokter sedang menunggu perkembangan tengkorak Ollie. (vit/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT