Kamis, 31 Des 2015 16:45 WIB

Sindrom Ini Bisa Buat Seseorang Mabuk Tanpa Konsumsi Alkohol

Firdaus Anwar - detikHealth
Foto: Thinkstock
Jakarta - Tahun 2014 lalu ada laporan seorang wanita ditangkap di Amerika Serikat karena mabuk ketika tengah menyetir mobil. Polisi menemukan tingkat alkohol dalam darahnya mencapai 0,33% atau empat kali diatas batas legal.

Namun ketika kasusnya dibawa ke pengadilan pada Desember 2015, hakim malah membatalkan hukum yang dijeratkan kepadanya. Alasannya karena ia terbukti memiliki sindrom langka yang membuat tubuhnya bisa 'memproduksi' alkohol sendiri.

Disebut Auto-Brewery Syndrome atau gut fermentation syndrome (sindrom fermentasi perut), orang yang mengidapnya bisa tiba-tiba mengalami kenaikan tingkat alkohol dalam darah lalu kemudian mabuk. Belum diketahui pasti apa penyebab dari sindrom ini namun diduga hal ini karena ada ragi berlebih dalam sistem pencernaan yang membuat karbohidrat bisa berubah menjadi alkohol.

Baca juga: Kena Sindrom Langka, Nick 'Mabuk' Tiap Konsumsi Karbohidrat

Sindrom auto-brewery sendiri di dunia medis masih menjadi kontroversi. Literatur pertama yang membahasnya dapat dilacak pada sekelompok peneliti Jepang sekitar tahun 1970 yang menemukan kondisi misterius pada pasien infeksi ragi kronis. Para pasien dapat menjadi mabuk setelah mengonsumsi nasi tinggi karbohidrat.

Barbara Cordell dari Panola College di Texas adalah seorang ahli yang berkecimpung di bidang ini dan mengaku masih banyak hal yang belum dipahami dari sindrom. Satu hal yang jadi pertanyaan besar adalah mengapa seseorang bisa memiliki banyak ragi dalam tubuhnya.

Satu teori yang sedang dikerjakan oleh Cordell: "Masalah mulai muncul ketika jumlah ragi di dalam tubuh kita tak terkendali. Bakteri biasanya menjaga ragi ini agar terkendali, tapi terkadang ragi bisa menang," kata Cordell seperti dikutip dari BBC pada Kamis (31/12/2015).

Belum diketahui ada berapa jumlah orang yang memiliki sindrom auto-brewery. Di Amerika Serikat setidaknya sudah ada 50 orang yang terdiagnosa memilikinya.

Baca juga: Agar Tak Lagi Kecanduan Alkohol, Pria Ini Rela Lehernya Dirantai (fds/up)