Jumat, 08 Jan 2016 12:40 WIB

Cerita Carizza, Salah Satu Pasien Chiropractic yang Pernah Ditangani dr Randall

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Carizza saat ditangani dr Marek Magnowski (Foto: Mieke Haryono)
Jakarta - Sejak bulan Agustus 2015, Carizza Aretha (14) mulai menjalani terapi untuk menangani masalah tulang belakangnya di Chiropractic First Pondok Indah Mal (PIM) 1. Terapi ia jalani setelah mencoba dua kali terapi pertama dengan harga diskon dari Rp 1,2 juta menjadi Rp 600 ribu.

Ibu Carizza, Mieke Haryono mengatakan sebelumnya putrinya itu diminta untuk melakukan rontgen yang dilakukan di luar klinik. Setelah berkonsultasi dengan dr Randall Cafferty, Carizza diminta mengambil paket pengobatan 90 kali dengan biaya Rp 31,5 juta. Biaya pengobatan harus dibayar lunas di muka.

Enam bulan pertama, Carizza menjalani terapi tiga kali seminggu. Setelah itu, selama tiga bulan ia menjalani terapi seminggu dua kali dan setelahnya terapi dilakukan satu kali seminggu.

"Dari Agustus Carizza sudah diterapi sama dr Randall sekitar 40-an kali. Di awal Desember saya baru tahu kalau dokternya diganti bukan dr Randall lagi, tapi dr Marek Magnowski. Saya tanya kok diganti dokternya memang dr Randall ke mana, katanya lagi ke Amerika dan saya tanya kapan baliknya katanya pihak klinik belum tahu," kata Mieke saat berbincang dengan detikHealth, Jumat (8/1/2016).

Selama ini, beberapa kali memang Carizza menjalani terapi yang ia lakukan sepulang sekolah tanpa ditemani ayah ibunya. Mieke pun kaget mengapa klinik tidak memberi tahu dirinya atau sang suami, Utahyono, jika dokter yang menangani Carizza diganti. Namun, menurut Mieke, pihak klinik mengatakan pemberitahuan sudah disampaikan kepada Carizza.

"Ya namanya anak dikasih tahu begitu kan bisa aja nggak ngeh. Harusnya kan dikasih tahu ke orang tua. Surat persetujuan orang tua kalau terapisnya diganti aja terus ditandatangani sama kita aja nggak ada," kata Mieke.

Selama diterapi dr Randall, Carizza memang pernah mengeluh merasakan sakit di lehernya dan sulit menengok. Padahal, selama dua tahun mengalami masalah tulang belakang, Carizza belum pernah mengeluh sakit di bagian lehernya. Tapi, kondisi leher Carizza membaik setelah diberi obat gosok oleh Mieke. Per tiga bulan selama menjalani terapi, Carizza juga diminta melakukan rontgen dan saat itu, dr Randall mengatakan kondisi tulang belakang Carizza sudah mulai membaik.

Baca juga: Ini Sepak Terjang Kelam dr Randall, Terapis Chiropractic yang Menangani Allya

Meskipun, Mieke merasa sepertinya tidak ada perubahan pada kondisi putrinya. Sebaliknya, Carizza merasa optimistis dirinya bisa sembuh karena memang sejak mengalami masalah tulang belakang, Carizza tidak mau menggunakan brace. Nah, saat menjalani terapi, dr Randall meyakinkan Carizza bahwa dirinya tidak perlu khawatir harus mengenakan brace.

"Dia ngasih harapan. Dia bilang kamu nggak harus pake brace. Saya akan menolong kamu. Percayalah sama saya," ujar Mieke menirukan ucapan dr Randall kala itu.

Setiap kali terapi, Carizza akan menggesekkan kartu yang disebut Mieke kemungkinan untuk mendata sudah berapa kali pasien datang terapi baru setelah itu ia dipanggil untuk menjalani terapi. Satu kali sesi terapi dikatakan Mieke berjalan sekitar tiga sampai lima menit. Setelah itu Carizza diminta untuk minum kemudian pulang. Gerakan yang dilakukan saat terapi juga disebut Mieke persis seperti saat orang dipijat kemudian tubuh Carizza diputar. "Emang kayak dikrek-krek gitu sih," ujarnya.

Mieke merasa gerakan yang dilakukan setiap kali terapi pada semua pasien sepertinya sama saja. Tapi, salah satu staf klinik meyakinkan bahwa gerakannya berbeda di tiap kasus dan pada masing-masing pasien. Pun ketika ditangani dr Marek kurang lebih selama lima kali, Mieke tetap merasa bahwa gerakan terapi yang dilakukan pada putrinya sama saja.

Hingga kasus dugaan malpraktik terhadap Allya Siska muncul, Mieke akhirnya menanyakan kepastian 'nasib' putrinya pada pihak Chiropractic First. Menurut Mieke, melalui surat persetujuan, pihak klinik sudah bersedia mengembalikan biaya pengobatan sebesar Rp 31,5 juta yang sudah dibayarkan oleh Mieke.

Baca juga: Sudah Bayar, Keluarga Pasien Bingung Lihat Klinik Chiropractic First PIM Tutup (rdn/vit)