Selasa, 02 Feb 2016 10:30 WIB

Ini yang Terjadi ketika Kuman TB 'Bersarang' di Otak

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Foto: ilustrasi saraf otak
Jakarta - Kuman tuberculosis (TB) memang masuk pertama kali ke tubuh melalui pernapasan. Namun, bagaimana jadinya ketika kuman TB sudah menjalar ke organ lain terutama otak?

dr Muhammad Rhadian Arief, SpBS dari RS Medistra Jakarta mengatakan kuman TB bisa menyerang bagian tubuh manapun. Namun, karena kuman tersebut masuk ke tubuh pertama kali lewat pernapasan, maka jumlah kasus TB paru memang lebih banyak.

"Tapi kalau sudah di luar paru, misalnya di jantung, tulang, bahkan otak, itu berarti kumannya sudah menjalar ke mana-mana bisa karena memang kumannya kuat atau TB paru-nya tidak diobati dengan baik," tutur pria yang akrab disapa dr Andra ini saat berbincang dengan detikHealth, Selasa (2/2/2016).

Baca juga: Tak Cuma di Paru, Kuman TB Juga Bisa 'Bersarang' di Tulang

Diungkapkan dr Andra, ketika sampai di otak, ada dua acara kuman TB merusak otak. Pertama, infeksi kuman TB bisa menimbulkan peradangan otak (meningitis). Sama seperti pada jari yang terjepit, peradangan bisa menimbulkan bengkak karena jaringan di jari tersebut ada yang rusak. Hal itu pula yang terjadi pada jaringan otak ketika terjadi infeksi kuman TB.

Cara kedua, ketika kuman TB berkumpul di satu titik di otak, maka akan timbul seperti bisul berisi nanah yang sejatinya merupakan kumpulan sel darah putih yang melawan kuman dan mati. Ketika nanah terlalu banyak, maka otak akan terdesak.

"Otak itu ibarat pusatnya kan, jadi kalo yang terdesak itu bagian yang mengatur fungsi jantung misalnya ya bisa ada masalah di jantung. Karena satu sel saja yang rusak di otak, bisa berdampak besar ke seluruh tubuh. Kalau TB otak ini tidak segera ditangani bisa saja menyebabkan kematian," tutur dr Andra.

Untuk mencegah menjalarnya kuman TB ke organ tubuh yang lain, dr Andra menekankan pentingnya pengobatan TB paru hingga tuntas. Sebab, ketika kuman TB masih 'bersarang' di saluran pernapasan, tidak menutup kemungkinan akan menjalar ke bagian tubuh lainnya.

Baca juga: Komplikasi yang Bisa Muncul Karena TBC


(rdn/vit)