Jumat, 12 Feb 2016 15:32 WIB

Begini Alurnya Hipertensi Merusak Jantung dan Sebabkan Kematian

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Foto: thinkstock
Jakarta - Hipertensi bukan sekadar angka tekanan darah yang tinggi. Jika diabaikan, kondisi ini bisa merusak jantung hingga menimbulkan kematian.

Demikian disampaikan dr Arieska Ann Soenarta, SpJP(K), FIHA, dalam temu media 10th Scientific Meeting of Indonesian Society of Hypertension di Ritz Carlton Hotel, Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (12/2/2016).

Ia melanjutkan, pada keadaan hipertensi, otot-otot jantung harus memompa darah dengan tenaga yang lebih kuat untuk melawan tekanan darah di dalam pembuluh aorta. Ini supaya kebutuhan oksigen di jaringan tubuh tetap terpenuhi.

Baca juga: Tak Cuma Jantung, Ginjal dan Otak Juga Bisa Rusak Akibat Hipertensi

"Lama-kelamaan otot jantung tentu akan membesar karena keadaan ini. Di samping perbesaran otot jantung, tekanan darah yang meningkat ini juga memengaruhi dinding pembuluh darah otot jantung," tutur dr Ann.

Kondisi ini kemudian memicu terjadinya plak-plak pada dinding pembuluh darah, yang dapat menyumbat aliran pembuluh darah koroner.

"Hambatan aliran ini jika tidak ditangani dengan baik akan menyebabkan risiko payah jantung atau penyakit jantung koroner, dan akhirnya kematian," imbuh dokter yang praktik di RS Harapan Kita tersebut.

Ia berpesan pada masyarakat untuk mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat. Kurangi berat badan berlebih, batasi asupan garam dan olahraga secara rutin guna menghindari hipertensi dan faktor risiko lain penyebab penyakit jantung.

Baca juga: Di Indonesia, Gangguan Tidur Banyak Dialami Pasien Sakit Jantung


(ajg/up)