Kamis, 03 Mar 2016 13:05 WIB

Angka Harapan Hidup Pasien Kanker Meningkat Jika Memiliki Pasangan

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Foto: thinkstock
Jakarta - Pasien kanker dikatakan pakar akan hidup lebih lama jika memiliki pasangan. Hal ini dibuktikan oleh penelitian terbaru dari Australia.

Katie Clift dari Queensland University of Techology and Cancer Council mengatakan dukungan dari pasangan bisa jadi membuat pasien kanker lebih bersemangat dalam menjalani hidup. Adanya semangat ini membuat pengobatan menjadi lebih manjur dan angka harapan hidup pasien meningkat.

Baca juga: Stres Bisa Picu Penyebaran Kanker

"Sebaliknya, penelitian kami menemukan pasien kanker yang tidak memiliki pasangan, baik pria maupun wanita, akan meninggal lebih cepat dibandingkan dengan pasien lainnya yang sudah menikah atau memiliki pasangan hidup. Hal ini berlaku untuk seluruh tipe penyakit kanker," tutur Clift, dikutip dari ABC Australia.

Penelitian Clift dilakukan kepada 170.000 kasus kematian akibat kanker antara tahun 1996 hingga 2012. Mereka yang tidak memiliki pasangan meninggal dalam waktu 10 tahun setelah didiagnosis kanker.

Lalu, apakah ini berarti memiliki pasangan memperpanjang angka harapan hidup pasien? Clift berkata hal itu bisa saja terjadi. Meskipun penyebabnya belum jelas, memiliki pasangan diketahui memberikan banyak efek positif.

Clift menjelaskan pasangan berfungsi besar dalam memengaruhi kondisi psikososial pasien. Dukungan dari pasangan akan membuat pasien merasa lebih nyaman untuk berjuang dan melakukan pengobatan.

"Mereka yang memiliki pasangan menjalani gaya hidup yang lebih sehat, memiliki sumber daya finansial yang lebih baik, dukungan sosial sekaligus dukungan moral yang membantu aspek psikososial pasien," tutur Clift.

Baca juga: Senyawa dalam Kondom Disebut-sebut Bisa Picu Kanker (mrs/vit)