Rabu, 23 Mar 2016 17:32 WIB

Ini Alasan Mengapa Pasien Tuberkulosis Dianjurkan Pakai Masker

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Foto: thinkstock
Jakarta - Tuberkulosis (TB) merupakan salah satu penyakit menular yang cukup berbahaya. Oleh sebab itu, penularannya harus bisa dicegah semaksimal mungkin. Salah satunya dengan menggunakan masker.

Menurut Dirjen Pencegahan dan Penularan Penyakit (P2P) Kemenkes RI, dr H.M Subuh, MPPM, tuberkolusis merupakan penyakit menular langsung dari orang ke orang. Cara penularannya adalah melalui dahak.

Baca juga: Asal Patuh Minum Obat, Tuberkulosis Pasti Bisa Disembuhkan!

"Dahak itu bagian yang dalam, bukan air ludah biasa. Kalau air ludah yang diperiksa, sudah pasti negatif," tutur Subuh, dalam konferensi pers yang dilaksanakan di Gedung Kemenkes RI, Jakarta Selatan, Rabu (23/3/2016).

Ia melanjutkan, saat berbicara terdapat 0-210 partikel yang dilepaskan, kemudian saat batuk ada 0-3.500 partikel dilepaskan. Terbanyak adalah saat bersin, yaitu sebanyak 4.500-1 juta partikel. Oleh karena itu, pasien TB dianjurkan untuk menggunakan masker.

"Orang dengan TB harus memakai masker. Ini cara paling efektif. Atau kalau mau aman, kita juga harus pakai masker sebagai pencegahan," imbuh Subuh.

Ia menambahkan, satu orang dengan TB aktif berpeluang menginfeksi sekitar 10-15 orang per tahunnya. "Kemudian, satu dari 10 orang yang terinfeksi TB menjadi TB aktif selama masa hidup," lanjutnya.

Sayangnya, banyak orang yang masih belum mengetahui hal tersebut. Sehingga penggunaan masker belum banyak digunakan. Padahal dengan melakukan kebiasaan tersebut, Anda bisa mengurangi risiko penularan TB. Hal ini terutama untuk mencegah penularan pada keluarga dan anak-anak.

Baca juga: Pemberantasan Tuberkulosis Global Masih Terbentur Dana

(ajg/vit)