Rabu, 13 Apr 2016 17:02 WIB

Mengharukan! Puisi Curahan Hati Bocah 10 Tahun dengan Sindrom Asperger

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Foto: Facebook
Jakarta - Bocah 10 tahun bernama Benjamin Giroux ini mengidap sindrom asperger. Ia pun mencurahkan isi hatinya bagaimana rasanya menjadi orang dengan sindrom tersebut, dalam sebuah puisi yang menjadi salah satu tugas di sekolahnya.

Surat berjudul 'I am' yang ditulis Benjamin mampu membuat ibu dan ayahnya terenyuh. Untuk itulah, sang ibu memposting isi surat Benjamin di halaman Facebook National Autism Association. Ibu Benjamin menulis bahwa di sekolah, Benjamin hanya diberi dua kata pertama di setiap kalimat sebagai panduan yang kemudian ia rangkai menjadi sebuah puisi.

'Saya aneh, saya adalah orang baru. Saya ingin tahu apakah kamu juga seperti itu? Saya bisa mendengar kata-kata di udara tapi kamu tidak. Saya rasa, itu tidak adil.' Itulah sebagian kutipan awal puisi hasil karya Benjamin.

"Kami berdua sangat bangga sebab dengan puisi itu kami bisa tahu apa yang Benjamin rasakan selama ini dengan sindrom asperger yang diidapnya. Tulisan Benjamin membuat kami sedih dan untuk itu kami membagikan puisi Benjamin pada orang lain," tutur ayah Benjamin, Sonny Giruox kepada Huffington Post.

Dengan begitu, Sonny dan istrinya ingin memberi tahu bahwa Benjamin tidak aneh, sendirian, dan terisolasi dari lingkungan sekitar. Sonny ingin putranya tetap semangat meskipun didiagnosis sindrom asperger, bukan berarti Benjamin tidak bisa menjadi bagian dari masyarakat sebab masih banyak orang lain yang mau merangkulnya.

Baca juga: Kapsul Berisi Telur Cacing Bisa Sembuhkan Autis?

Foto puisi buatan Benjamin sudah dibagikan hampir 5.000 kali dan disukai oleh lebih dari 9.000 pengguna. Komentar positif pun mengalir terkait puisi ini. Ada pengguna yang merasa terinspirasi dan salut dengan Benjamin, ada pula yang menggunakan pusisi Benjamin sebagai penyemangatnya dalam membesarkan anak dengan sindrom asperger.

Sindrom asperger adalah kelainan saraf (neurobiological) dan merupakan bagian dari autism spectrum disorders. Disebut dengan istilah 'autism spectrum' karena mengacu pada gangguan perkembangan saraf termasuk autisme serta gangguan lain yang memiliki karakteristik serupa. Umumnya, orang dengan sindrom asperger terlihat aneh dan tidak memiliki perhatian serta empati ketika berkomunikasi dengan orang.

Mereka pun tidak tahu arti bahasa tubuh seperti tersenyum, wajah sedih, dan gembira. Sehingga, orang yang tidak tahu bahwa lawan bicaranya pengidap sindrom asperger akan menilai jika mereka aneh. Kemampuan mengartikan bahasa yang dimiliki orang dengan sindrom asperger juga terbatas dan sering mengulang-ulang atau memberikan komentar yang tidak relevan kepada lawan bicaranya.

Maka dari itu, pengidap sindrom sering terlihat sangat kaku dan formal, kadang suka memotong pembicaraan orang, berdiri terlalu dekat, atau memandang lawan bicaranya terlalu lama.

Baca juga: Anak Sering Makan Permen dan Coklat Bisa Picu Kekerasan?

Berikut puisi lengkap Benjamin:

I am odd, I am new
I wonder if your are too
I hear voices in the air
I see you don't, and that's not fair
I want to not feel blue
I am odd, I am new
I pretend that you are too
I feel like a boy in outer space
I touch the stars and feel out of place
I worry what others might think
I cry when people laugh, it makes me
I am odd, I am new
I understand now that so are you
I say I,"feel like a castway"
I dream of a day that thats okay
I try to fit in
I hope that someday I do
I am odd, I am new

(rdn/vit)