Sabtu, 07 Mei 2016 13:04 WIB

Jangan Salah, Gigi Sensitif Juga Bisa Ganggu Kehidupan Sosial Seseorang

Martha Heriniazwi Dianthi - detikHealth
Foto: thinkstock Foto: thinkstock
Jakarta - Tak sedikit orang yang menyepelekan kesehatan gigi mereka. Padahal, kesehatan gigi khususnya gigi sensitif dapat mengganggu kehidupan sosial dengan orang-orang di sekitar juga lingkungan.

"Gigi sensitif seringkali tidak dianggap masalah serius, karena rasa ngilu yang timbul bersifat datang dan pergi. Padahal, rasa ngilu akibat gigi sensitif memberikan dampak langsung pada kehidupan," kata drg Sabai Asmaraghrya, pakar kesehatan gigi dan mulut dalam acara 'Sensodyne Sensociety Winter Meets Summer Festival' di Gandaria City, Jakarta Selatan, Sabtu (7/5/2016).

Menurut drg Sabai, dampak gigi sensitif pada kehidupan sosial seperti rasa kesal yang dirasakan karena gigi ngilu saat sedang asyik mengobrol bersama teman-teman. Tidak hanya itu, rasa malu karena ekspresi kesakitan akibat gigi sensitif pun mau tak mau harus disembunyikan saat makan bersama teman.

Baca juga: Efek 'Berbagi' Sikat Gigi dengan Orang Lain bagi Kesehatan Gigi

"Selain dampak sosial, dampak emosi seperti mudah marah-marah dan fungsional yang terjadi pada gigi yang disebabkan oleh gigi sensitif juga bisa dialami," lanjut drg Sabai.

Apabila mengalami gigi sensitif, drg Sabai menyarankan untuk melakukan kontrol ke dokter. Tujuannya, supaya bisa diketahui penyebab utama dari gigi sensitif tersebut. Sehingga, penanganan yang diberikan pun tepat.

drg Sabai menuturkan, gigi sensitif umumnya disebabkan karena terkikisnya lapisan email atau karena terpaparnya akar gigi. Gigi menjadi sensitif ketika gusi terbuka sehingga dentin atau lapisan di bawah gigi terpapar berbagai rangsangan yang pada akhirnya menyebabkan rasa ngilu.

Baca juga: Gigi Ngilu Saat Mengonsumsi Makanan Dingin? Begini Cara Tepat Mengatasinya


(rdn/rdn)
News Feed