Minggu, 19 Jun 2016 14:02 WIB

Needle Phobia, Takut pada Jarum yang Bisa Hambat Proses Pengobatan

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Foto: thinkstock
Jakarta - Penggunaan alat suntik lumrah di bidang medis. Beberapa obat atau prosedur medis pun dilakukan dengan melibatkan jarum suntik. Hanya saja, proses itu bisa terasa menakutkan bagi mereka yang memiliki needle phobia alias fobia jarum.

Pakar kesehatan holistik di Australia, dr Cris Beer mengatakan fobia jarum adalah kondisi yang amat umum. Di mana diperkirakan 3 dari 10 persen populasi mengalami kondisi ini. dr Beer mengatakan masalah yang bisa timbul pada pengidap fobia jarum adalah mereka cenderung menghindari perawatan medis yang penting.

Meski penyebab persis fobia ini belum diketahui, tapi menurut dr Beer ada beberapa bukti yang menyebut kondisi ini berkaitan dengan genetik. Mereka yang mengaku memiliki fobia jarum kebanyakan anggota keluarga di satu generasi sebelumnya juga mengalami hal serupa. Ketika fobia jarum muncul, gejala yang terjadi termasuk respons vasovagal.

"Gejala itu bisa terjadi baik ketika orang akan mendapat suntikan atau saat mereka hanya melihat jarum suntik. Respons vasovagal yang terjadi mencakup menurunnya tekanan darah, pusing, dan pingsan," kata dr Beer seperti dikutip dari Body and Soul.

Baca juga: Suntik Lebih Populer daripada Pil untuk Obati Radang Sendi Lutut

Karena ketakutan ini juga menimbulkan respons kecemasan, gejala lain yang bisa muncul adalah berkeringat, mulut kering, gemetar, dan lebih susah bernapas ketika kembali membayangkan jarum. Ketika memang seseorang harus mendapatkan suntikan, ada beberapa hal yang menurut dr Beer bisa dilakukan untuk meredakan ketakutan itu, di antaranya:

1. Pemakaian krim anestesi
Menggunakan krim anestesi di area yang akan disuntik dikatakan dr Beer dapat membantu mengurangi ketidaknyamana dan rasa sakit akibat disuntik. Dengan pemakaian krim ini, diharapkan rasa cemas pasien pun mereda.

2. Konsumsi obat anticemas
"Dengan petunjuk dokter, konsumsi obat anticemas bisa dilakukan. Secara signifikan obat ini menurunkan respons kecemasan tapi setelah itu biasanya akan ada efek samping mengantuk," tutur dr Beer.

3. Berbaring
Respons pingsan akibat melihat jarum bisa dihindari dengan brbaring ketika proses menyuntik dilakukan. dr Beer menyarankan pertahankan posisi ini sampai prosedur menyuntik selesai. Kemudian, perlahan ubahlah tubuh ke posisi duduk atau berdiri.

4. Latihan pernapasan
Cara ini bisa membantu mengurangi respons kecemasan. Namun, dr Beer mengingatkan teknik ini seyogianya diajarkan oleh praktisi kesehatan yang kompeten. Jika fobia jarum disebabkan pengalaman buruk di masa kecil seperti saat diimunisasi, dr Beer menyarankan berkonsultasilah ke psikolog yang bisa memberi cognitive behavioural therapy untuk mengatasinya.

Baca juga: Suntik Vitamin C Agar Kulit Kencang dan Cerah, Amankah?


(rdn/vit)