Jumat, 01 Jul 2016 15:29 WIB

Dipicu Infeksi Cacing Kremi, Bocah Ini Mengalami Radang Usus Buntu

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Ilustrasi (Foto: thinkstock)
Jakarta - Seorang remaja putri datang ke rumah sakit dengan keluhan mual serta nyeri di perutnya. Pemeriksaan menunjukkan ada segerombolan cacing bersarang di usus buntu.

Awalnya, dokter di Royal Cornwall Hospital Inggris mendiagnosis remaja berusia 15 tahun ini mengalami radang usus buntu atau appendicitis. Namun, tes darah dan urine tidak menunjukkan adanya infeksi.

Dokter lalu menawarkan operasi, sebab dikhawatirkan ada infeksi berbahaya. Saat hendak melakukan operasi untuk mengangkat usus buntu, dokter menemukan banyak sekali cacing berwarna putih bergerombol di bagian tersebut.

Operasi dilakukan dengan teknik laparoskopi, yakni teknik operasi dengan sedikit sayatan. Kamera kecil dipasang di ujung alat, sehingga para dokter bisa melihat dengan jelas cacing-cacing yang mendiami usus buntu.

Dengan hati-hati, para dokter mengangkat usus buntu dan menyedot cacing-cacing tersebut dengan pipa isap. Operasi ini dilakukan dengan sangat cermat agar cacing-cacing tersebut tidak berjatuhan ke rongga perut.

Infeksi pinworm, atau dikenal juga sebagai cacing kremi, pada remaja ini membuat usus buntunya berwarna putih pucat. Normalnya, organ ini berwarna pink atau merah. Demikian seperti dikutip dari Dailymail, Jumat (1/7/2016).

Baca juga: Kena Infeksi Larva Lalat, Wanita Ini Kencing 'Ulat' Selama Tiga Bulan

Di Inggris dan Amerika Serikat, infeksi pinworm termasuk salah satu infeksi cacing yang paling banyak ditemukan. Secara global, diperkirakan angka kejadiannya pada anak berkisar antara 61 persen di India dan 29 persen di Denmark.

Meski biasa tidak berbahaya, infeksi pinworm sangat mudah ditularkan. Telur cacing ini bisa menular melalui permukaan tangan yang tidak bersih, pakaian dalam, toilet, dan peralatan makan yang terkontaminasi.

Setelah operasi pengangkatan, kondisi remaja tersebut dilaporkan membaik. Nyerinya menghilang dan ia juga mendapat obat untuk membasmi parasit yang mungkin masih tersisa. Kasus ini dilaporkan di jusnal BMJ Case Reports.

Baca juga: Hii! Dikira Varises, Ruam Merah di Kaki Pria Ini Ternyata Cacing Hidup (up/up)