Minggu, 10 Jul 2016 14:24 WIB

Disangka Usus Buntu, Buluh Rahim Terpotong Saat Operasi

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Ilustrasi (Foto: thinkstock) Ilustrasi (Foto: thinkstock)
Jakarta - Kejadian salah potong saat operasi meningkat di Inggris. Pada salah satu kasus, seorang perempuan kehilangan tuba falopi atau buluh rahim saat dokter bermaksud memotong usus buntunya.

Laporan terbaru NHS (National Health Service) di Inggris mengungkap tingginya kesalahan yang dikategorikan sebagai 'wrong site surgeries' tersebut. Angkanya bahkan mengalami peningkatan 2 kali lipat dalam 3 tahun terakhir.

Pada tahun keuangan 2012/2013, tercatat sebanyak 54 insiden salah potong saat operasi bedah dilakukan. Sementara pada periode 2015/2016, angkanya melonjak hingga 135 insiden.

Pada salah satu kasus yang tercatat Juni tahun lalu, dokter mengangkat tuba falopi pada seorang pasien perempuan, saat bermaksud hendak memotong usus buntu. Kesalahan ini membuat pasien tidak bisa lagi punya anak secara normal, harus menggunakan pembuahan berbantu jika ingin berketurunan.

Baca juga: Kedutan Sepanjang Hari, Tak Tahunya Ada Cacing Parasit Bersarang di Otak

Kesalahan serupa juga terjadi pada Agustus tahun yang sama, saat dokter tanpa sengaja mengangkat ginjal pasien saat hendak mengeluarkan tumor di panggul. Pada kedua kasus tersebut, kesalahan terjadi karena 'disorted anatomy', yakni kondisi anatomis yang membuat beberapa organ sulit dibedakan.

"Belajar dari kesalahan dan menggunakan praktik terbaik serta pedoman untuk menghindari kesalahan serupa harus menjadi prioritas pada setiap tim medis dan bedah di seluruh negeri," kata seorang juru bicara Royal College of Surgeon (RCS), dikutip dari Dailymail, Minggu (10/7/2016).

Baca juga: Mr P Dipangkas karena Digerogoti Kanker, Pria Ini Jalani Transplantasi (up/up)
News Feed