Rabu, 27 Jul 2016 13:06 WIB

'Ngidam' Seperti Ini Bisa Jadi Tanda Ada Masalah pada Tubuh

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Tiba-tiba ingin mengonsumsi makanan tertentu? Ya, bisa saja itu hanya suatu kebetulan atau mungkin Anda sedang stres. Tapi selain itu, keinginan mengasup makanan tertentu juga bisa jadi indikasi adanya masalah kesehatan.

"Memang masih sedikit bukti ilmiah bahwa mengidam makanan tertentu berkaitan dengan kekurangan zat gizi tertentu. Namun, hal itu bisa saja terjadi," kata ahli gizi Sharon Palmer, RDN, penulis 'The-Plant Powered Life', dikutip dari Prevention.

Nah, dikatakan Palmer, ada beberapa kondisi ngidam yang bisa menunjukkan adanya gangguan pada kesehatan. Apa saja? berikut pemaparannya.

Baca juga: Awas, Kekurangan Vitamin C Dapat Menyebabkan Masalah Neurologis Otak

1. Minum lebih banyak air

Perasaan ingin minum lebih banyak air bisa saja jadi gejala diabetes yang dialami. Namun, patut diingat, sering haus pada pasien diabetes umumnya diiringi dengan lebih sering buang air kecil. Pada pasien diabetes, kadar gula di dalam darah meningkat. Akibatnya, ginjal harus bekerja ekstra keras untuk menyaring dan menyerap gula tersebut.

Tapi kadang-kadang, ginjal tak bisa melakukan itu sehingga gula dialihkan ke urine sehingga Anda lebih sering buang air kecil dan akibatnya, Anda pun lebih sering haus.

2. Ingin konsumsi makanan yang asin

"Ngidam makanan yang asin bisa jadi tanda penyakit addison, di mana kelenjar adrenal tidak menghasilkan hormon penting dalam jumlah cukup. Hormon tersebut misalnya kortisol yang membantu tubuh merespons stres dan hormon aldosteron yang menjaga tekanan darah tetap seimbang," tutur Palmer.

Jika tidak ditangani, penyakit addison bisa membuat tensi darah turun drastis dan ini amat berbahaya. Jika memang Anda merasa sering ngidam makanan asin, Palmer menyarankan tak ada salahnya berkonsultasi ke dokter.

3. Ingin konsumsi es

Ngidam es, terutama diam-diam ingin makan es batu bisa jadi tanda tubuh kekurangan zat besi. Palemr mengatakan, meskipun ngidam es ini belum bisa dipastikan sebabnya oleh para ilmuwan, tetapi beberapa penelitian telah menghubungkan keinginan ini dengan kekurangan zat besi.



Laporan dalam Medical Hypotheses menunjukkan bahwa keinginan mengunyah es batu bisa meningkatkan aliran darah ke otak. Cara ini bisa mengatasi tubuh lesu yang disebabkan kekurangan zat besi.

4. Ingin makan cokelat

Ngidam cokelat bisa menunjukkan tubuh kekurangan magneissium atau vitamin B. Meskipun, selain cokelat masih ada sumber magnesium lain seperti sayur berdaun hijau, kacang-kacangan, kedelai, ikan, biji-bijian, dan alpukat.

"Tapi umumnya kita tidak ingin mengonsumsi asupan tersebut seperti cokelat karena asupan itu rendah gula dan kafein," kata Taylor Newhouse, ahli diet di Texas A&M School Of Public Health.

Keinginan makan cokelat juag bisa disebabkan karena tubuh kekurangan vitamin B. Sebab, umumnya makanan manis bisa memperbaiki suasana hati dan otak. Dikatakan Newhouse, vitamin B berperan besar dalam proses seluler tubuh, termasuk produksi energi. Ketika mengonsumsi cokelat, tubuh akan mendapat gula serta kafein. Kemudian, kadar dopamin di otak dan kadar glukosa dalam tubuh meningkat. Dengan begitu, seseorang merasa lebih berenergi.

5. 'Ngidam' makanan yang digoreng

Kondisi ingin mengasup makanan yang digoreng bisa jadi tanda tubuh kekurangan omega-3. Sebab, ketika tubuh menginginkan asupan yang kaya lemak, dikatakan Newhouse bisa jadi kadar asam lemak omega-3 dalam tubuh amat rendah.

Namun, ia mengingatkan bahwa ada sumber lain omega-3 yang lebih menyehatkan dibanding gorengan, misalnya saja ikan salmon, alpukat, kacang-kacangan, biji-bijian, dan minyak zaitun.

"Apapun yang Anda alami, mengidam sesuatu dan itu terlalu sering, sebaiknya segera konsultasi ke dokter Anda supaya penyebabnya bisa diketahui lebih dini," kata Newhouse.


(rdn/vit)