Rabu, 24 Agu 2016 12:28 WIB

Soal Kebakaran Lahan, Dinkes Riau Pastikan Belum Ada Peningkatan Kasus ISPA

Chaidir Anwar Tanjung - detikHealth
Foto: Chaidir Anwar Foto: Chaidir Anwar
Pekanbaru - Kebakaran lahan di Riau kembali terjadi, walau tidak separah tahun sebelumnya. Hasil monitoring Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Riau, belum ada peningkatan penyakit Inspeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

"Memang saat ini di beberapa kabupaten di Riau ada kebakaran lahan. Namun demikian dari laporan sejumlah kabupaten kota belum ada peningkatan kasus ISPA," kata Kepala Seksi Promosi Kesehatan (Promkes), Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Riau, Rozita, kepada detikcom, Rabu (24/8/2016).

Rozita, menyebutkan sekalipun saat ini indeks standar pencemaran udara (ISPU) masih kategori baik dan sedang, pihaknya tetap melakukan sosialisasi ke masyarakat akan bahaya asap dari kebakaran lahan dan hutan. Sosialisasi ini terus dilakukan kerjasama seluruh jajaran dinas kesehatan se-kabupaten dan kota di Riau.

Rozita (Foto: dok. pribadi)

"Kita menganjurkan kepada masyarakat agar mengambil langkah-langkah pencegahan melalui anjuran jangan terlalu banyak beraktifitas di luar rumah. Jika terpaksa keluar tetap menggunakan masker jika pada ISPU menunjukan peningkatan," kata Rozita.

Baca juga: September: Asap Pembakaran Hutan di Riau Capai Level Berbahaya

Anjuran lainnya, lanjut Rozita, masyarakat diminta untuk banyak mengkonsumsi air putih dan selalu melaksanakan pola hidup sehat. Jangan lupa pula untuk banyak mengonsumsi sayuran.

"Langkah preventif itu agar masyarakat terhindar dari penyakit akibat asap kebakaran lahan seperti ISPA, pneumonia, asma, iritasi mata dan iritasi kulit," tambah Rozita.

Menurut Rozita, pada tahun 2015, penderita penyakit akibat kebakaran lahan mencapai 100.234 Jumlah tersebut, terdiri dari ISPA 84.203, pneumonia 1.321, asma 3.872, mata 4.771 dan iritasi kulit 6.067.

"Kita tentunya tidak ingin tahun ini kembali terjadi seperti tahun sebelumnya akibat asap. Tim kesehatan selama ini juga tetap melakukan cek kesehatan terhadap tim pemadaman kebakaran lahan," ucap Rozita.

Baca juga: Dampak Paparan Asap untuk Kesehatan: Batuk Hingga Bikin Kurus

Edwar Sanger (Foto: dok. pribadi)

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edwar Sanger mengatakan, saat ini kebakaran lahan terjadi di Kabupaten Rokan Hilir, Kab Bengkalis. Namun demikian tim satgas terus berupaya melakukan pemadaman lewat darat dan udara.

"Walau masih ada lahan yang terbakar, namun dibanding tahun sebelumnya, saat ini kita sudah cukup berhasil dalam penanggulangan dan pencegahan. Indeks pencemaran udara juga belum masuk kategori ekstrem," kata Edwar. (cha/vit)
News Feed