Jumat, 16 Sep 2016 15:06 WIB

Jika Orang Dewasa Punya Kebiasaan Isap Jempol, Ini Artinya

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Foto: thinkstock
Jakarta - Kebiasaan mengisap jempol tidak hanya dimiliki anak-anak. Ada juga orang dewasa yang punya kebiasaan ini. Apa yang menjelaskan kondisi ini?

Dr Mark Griffiths, pakar psikologi kenamaan sekaligus direktur International Gaming Research Unit, Psychology Division, Nottingham Trent University, Inggris, mengatakan kebiasaan mengisap jempol pada anak-anak mungkin terdengar biasa saja. Namun pada orang dewasa, hal ini menandakan adanya masalah kejiwaan.

"Anak-anak yang merasa rendah diri dan mudah cemas rentan mengisap jempol mereka untuk mencari ketenangan. Namun jika hal ini dilakukan oleh orang dewasa, itu tandanya ia mengidap masalah kejiwaan seperti gangguan kecemasan atau ansietas," tutur Griffiths, dikutip dari Psychology Today.

Baca juga: Curiga Orang Tua Mengalami Demensia? Cek dengan Daftar Pertanyaan Ini

Ansietas adalah perasaan takut yang tidak jelas dan tidak didukung oleh situasi. Hal ini merupakan respons emosi tanpa objek yang spesifik dan dialami secara subjektif oleh seseorang.

Mereka yang mengidap ansietas tidak bisa membedakan sama sekali mana stimulus bahaya dan mana stimulus yang muncul dalam kegiatan sehari-hari. Akibatnya, mereka akan sering berada dalam keadaan cemas, gelisah dan takut karena hal-hal yang dianggap biasa oleh orang lain, diterima sebagan ancaman oleh otak mereka.

Mengenai hubungan ansietas dengan kebiasaan isap jempol, Dr Griffiths merujuk pada penelitian yang diterbitkan oleh Journal of Clinical Psychiatry pada tahun 1996. Penelitian tersebut menyebut 8 dari 12 orang pengidap ansietas memiliki kebiasaan mengisap jempol, dan ada kemungkinan hal ini berkembang menjadi menggigit kuku.

"Karena itu bisa dilihat, mengisap jempol atau menggigit kuku bukanlah masalah kejiwaan, namun merupakan penanda atau gejala adanya masalah kejiwaan yang dialami seseorang," paparnya.

Baca juga: Anak Membisu Saat Diajak Bicara Orang Asing? Ini Sebabnya (mrs/vit)